Cerita Polisi saat Endus Aroma Alkohol dari Sopir Bus PO Harapan Jaya hingga Penumpang Dioper ke Kendaraan Lain demi Keselamatan

photo author
admin, Sulut Zone
- Jumat, 20 Februari 2026 | 09:01 WIB
Menyoroti kasus sopir bus PO Harapan Jaya yang diduga dalam pengaruh alkohol saat berkendara di jalan raya Jombang, Jawa Timur. (Instagram.com/@satlantaspolresjombang)
Menyoroti kasus sopir bus PO Harapan Jaya yang diduga dalam pengaruh alkohol saat berkendara di jalan raya Jombang, Jawa Timur. (Instagram.com/@satlantaspolresjombang)

Sulutzone.com - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti kasus sopir bus PO Harapan Jaya berinisial AB (31) yang diduga dalam pengaruh alkohol saat berkendara di jalanan raya Jombang, Jawa Timur.

Sebelumnya diketahui, bus dengan nomor polisi AG 7044 US terlihat ugal-ugalan hingga menerobos marka jalan di kawasan rel kereta api Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Dalam unggahan Instagram @satlantaspolresjombang, pada Kamis, 19 Februari 2026, terlihat aksi tersebut dihentikan paksa oleh petugas Satlantas Polres Jombang.

"Bahaya, mengemudi dalam pengaruh alkohol," demikian tertulis pada cuplikan video tersebut.

Dalam proses pemeriksaan, petugas memastikan telah menemukan botol minuman keras jenis arak di dalam kabin bus.

Hal ini, memperkuat asumsi bahwa pengemudi dalam keadaan terpengaruh alkohol.

"Bapak dan ibu semua, saya mohon maaf telah mengganggu perjalanannya," kata seorang petugas Satlantas Polres Jombang kepada para penumpang.

"Jadi ini perjalanan terganggu dikarenakan pengemudi-pengemudi di bawah pengaruh alkohol. berawal dari pelanggaran pada marka jalan," sambungnya.

61 Orang Penumpang Dialihkan

Dalam kesempatan yang sama, petugas Satlantas Polres Jombang memutuskan untuk mengamankan 61 orang penumpang dengan dialihkan mereka ke kendaraan lain.

Polisi lantas menunjukan salah satu barang bukti botol minuman yang diduga berisi alkohol di hadapan para penumpang.

"Setelah kita cek, ditemukan satu botol berisi minuman beralkohol, silakan dibayangkan ini sudah hampir satu botol, kondisinya sekarang bagaimana," sebutnya.

"Lebih baik marah pada saya karena tujuannya saya sayang pada nyawanya bapak ibu semua," imbuh petugas Satlantas Polres Jombang.

Di sisi lain, polisi menilai pelaku tidak memiliki kesadaran penuh untuk memastikan keselamatan para penumpang.

"Hal itu karena yang parah bawa nyawanya sendiri saja, tidak memikirkan penumpangnya," terangnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X