Tak Peduli Lumpur Mengendap Setinggi Pinggang di Area Persawahan Aceh Utara, Viral Petani Tetap Menanam Padi Tuai Kagum Warganet

photo author
admin, Sulut Zone
- Selasa, 27 Januari 2026 | 13:28 WIB
Kondisi persawahan warga yang dipenuhi sisa lumpur bekas banjir akhir November 2025. (Instagram/paseimages)
Kondisi persawahan warga yang dipenuhi sisa lumpur bekas banjir akhir November 2025. (Instagram/paseimages)

Penanganan Pascabanjir di Aceh Utara

Belum lama ini, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, memberi kritikan pada penanganan banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Menurutnya, pembersihan lumpur dan tumpukan kayu di beberapa daerah di kabupatennya itu masih menjadi PR besar.

Selain persoalan lumpur dan kayu, Tarmizi juga menyoroti pembangunan hunian sementara (huntara).

Pembangunan huntara perlu dikebut untuk bisa rampung dan ditempati oleh warga terdampak sebelum 18 Februari 2026, di mana umat Islam akan masuk bulan Ramadan.

Sementara itu, korban jiwa di Aceh Utara akibat banjir bandang dan tanah longsor November 2025 lalu menyebabkan 345 orang meninggal dunia, 6 orang masih hilang, dan lebih dari 33 ribu orang mengungsi yang tersebar di 12 kecamatan.
*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X