82 Orang Dinyatakan Hilang Imbas Longsor di Bandung Barat, Dugaan Alih Fungsi Lahan Kini Tuai Sorotan di Medsos

photo author
admin, Sulut Zone
- Selasa, 27 Januari 2026 | 13:21 WIB
Menyoroti kesaksian korban yang selamat dari insiden longsor yang melanda wilayah Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@asarhumanity)
Menyoroti kesaksian korban yang selamat dari insiden longsor yang melanda wilayah Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026. (Instagram.com/@asarhumanity)

Sulutzone.com - Bencana longsor melanda Kampung Pasir Kuning RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat sekitar 20 rumah tertimbun material tanah longsor yang berasal dari tebing di sekitar permukiman.

Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama 2 hari terakhir, disertai angin kencang.

Terkini, sebanyak 82 orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Operasi pencarian dan penyelamatan korban melibatkan TNI, Polri, BPBD, perangkat desa, serta relawan dari berbagai kalangan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menyebutkan total ada 34 keluarga atau sekitar 113 jiwa terdampak.

Saat ini, 23 orang berhasil selamat, dan 8 orang telah ditemukan meninggal dunia.

"Sampai saat ini ada sekitar 82 orang masih dalam status hilang," ungkap Jeje di lokasi kejadian, Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Tetapkan Status Darurat Bencana

Jeje menyebut, pihaknya telah menetapkan status darurat bencana mengingat skala kejadian yang sangat luas dan jumlah korban yang banyak.

Akses menuju lokasi terdampak sangat sulit, sehingga pihak berwenang akan menurunkan petugas khusus untuk mengatur jalur distribusi bantuan agar bisa sampai ke korban dengan cepat.

"Saat ini, korban yang diungsikan ditempatkan di posko yang telah disiapkan, sebagian juga tinggal sementara di rumah saudara," terang Jeje.

Bupati Bandung Barat itu belum bisa memastikan penyebab pasti kejadian dan masih dalam tahap kajian.

Di sisi lain, Jeje merasa khawatir terkait kondisi di atas lokasi longsor karena terdapat potensi risiko lebih besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X