Analisis: Strategi "Oskar Manoppo Way" dalam Memperkuat Basis Demokrat di Boltim dan Ekspansi ke BMR

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 27 Januari 2026 | 13:26 WIB
Oskar Manoppo (Dok. Istimewa)
Oskar Manoppo (Dok. Istimewa)

Oleh: Deon Wungouw

BOLTIM, SulutZone.com – Kepemimpinan Oskar Manoppo di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tidak hanya sekadar menjalankan roda pemerintahan. Sebagai Bupati sekaligus Wakil Ketua DPD Demokrat Sulut dan Korwil BMR, Oskar tengah merajut strategi politik "arus bawah" yang sistematis untuk memperkuat basis Partai Demokrat menjelang tahun-tahun politik mendatang.

​Lahir di Boltim pada 12 Januari 1972, Oskar membawa modal kuat: rekam jejak panjang sebagai birokrat keuangan dan pemahaman mendalam atas sosiologi masyarakat lokal.

Restorasi Citra: Belajar dari Luka Kampanye 2024

​Langkah paling menarik dari "Oskar Manoppo Way" adalah keberaniannya melakukan otokritik. Pasca insiden narasi provokatif dan pelanggaran izin cuti kampanye di Kecamatan Modayag pada Februari 2024, Oskar mengambil tanggung jawab penuh.

​Alih-alih defensif, ia memilih jalan transparansi:

  1. Pengakuan Terbuka: Mengakui kesalahan di hadapan tokoh adat dan masyarakat Modayag.
  2. Sanksi Internal: Melakukan pembinaan ulang terhadap kader yang lalai.
  3. Kompensasi Kinerja: Mengalihkan fokus pembangunan infrastruktur dan beasiswa di wilayah terdampak persepsi negatif.

​Hasilnya impresif. Survei internal menunjukkan persepsi positif masyarakat melonjak dari 45% (2024) menjadi 72% pada awal 2026.

Baca Juga: Gebrakan Dahsyat Gubernur Yulius Selvanus di Bolmong: Bawa Kabar Gembira yang Bikin Petani dan Masyarakat Sulut Sujud Syukur!

Empat Pilar Pengembangan Basis Dukungan

​Oskar menerapkan strategi yang terukur untuk mengonversi kinerja pemerintah menjadi dukungan politik yang organik:

1. Kaderisasi Milenial Edukatif

Melalui "Kelompok Peduli Demokrat", Oskar merekrut 450 pemuda di 6 kecamatan. Bukan sekadar tim sorak, mereka diberi pelatihan kepemimpinan dan advokasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan agen informasi di tingkat desa.

2. Integrasi Program Pemerintah dan Aspirasi Partai

Sebagai bupati, Oskar memastikan program dinas teknis sejalan dengan visi partai yang pro-rakyat. Contohnya, bantuan bibit untuk 300 petani di Pinogaluman dan Mooat, serta standarisasi LPPD yang transparan sebagai bukti kredibilitas tata kelola.

3. Safari Desa dan Pos Layanan Solutif

Demokrat di bawah Oskar tidak hanya hadir saat Pemilu. Melalui "Safari Demokrat" dan pembukaan "Pos Layanan Demokrat" di setiap kecamatan, masyarakat mendapatkan akses konsultasi hukum, pendidikan, hingga ekonomi secara gratis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X