Ikut Membantu di Posko Dapur Umum
Lebih lanjut, kondisi rumah yang belum memungkinkan untuk ditempati membuatnya harus tinggal di tenda.
Meski kondisi kekurangan, Aisyah menjadi salah satu warga yang ikut memasak di dapur umum, bahkan sejak hari-hari pertama pascabanjir.
“Memang dari hari pertama, udah dua bulan. Kayak mana ya, karena kan orang kadang pulang sempat bersih-bersih rumah kan, kami kan rasa iba sama saudara kalau nggak ada yang masak,” ucap Aisyah.
“Ikhlaskan, biar Allah yang balas. Kalau kita banyak ujian kan disayang Allah, Alhamdulillah kami sangat senang, terima kasih bantu dapur kami, mengangkat beban kami,” tuturnya.
sementara itu, Kabupaten Pidie Jaya sampai saat ini masih berstatus tanggap darurat bencana yang berlaku hingga 28 Januari 2026.
Keputusan tersebut diambil untuk menjamin kelancaran penanganan korban terdampak serta pemulihan infrastruktur di kabupaten tersebut.
*
Artikel Terkait
TNI Sahabat Pelajar: Saat Babinsa Kakorotan Talaud Hadirkan Senyum dan Inspirasi di SDN Inpres
Situasi Memanas di Lanal Melonguane, Wabup Anisya Bambungan Pasang Badan Redam Amarah Massa
Pererat Tali Persaudaraan, Wabup Anisya Bambungan Hadiri Syukuran Tahun Baru Rukun Ginimbale dan Sasube-Manein
Ketua Bemnus Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Pemda Talaud Fasilitasi Dialog & Musyawara Terkait Insiden Di Melonguane
Atasi Krisis Listrik di Talaud, Wakil Bupati, Anisya Gretsya Bambungan Datangi PLN: Ternyata Ini Penyebabnya
Maksimalkan Pelayanan, Andrei Angow Perbaharui Kantor Kecamatan Mapanget
Noe Letto Buka Suara Setelah Jabat Posisi Tenaga Ahli DPN, Bantah Pelantikannya Tunjukkan Keberpihakan Politik
BREAKING NEWS: Gerbong Mutasi Bergerak, Bupati Robby Dondokambey Lantik 21 Pejabat Eselon II Minahasa
Setengah Badan Jalan Dipenuhi Kerikil Berserakan, Viral Seorang Guru di Sangatta Utara Curhat Siswanya Jadi Korban: Ini Bahaya Sekali