Tahap pertama diikuti oleh 20.000 peserta, dan ditargetkan jumlahnya bisa mencapai 100.000 orang.
Program ini diperuntukkan bagi lulusan sarjana dan diploma yang baru menyelesaikan studi dalam waktu satu tahun terakhir.
“Para lulusan sarjana fresh graduate, kemudian diploma yang dalam satu tahun belakangan ini nanti akan lulus, dapat langsung bekerja, belajar, dan judulnya dalam hal ini adalah Program Magang Nasional,” ujar Teddy lewat unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet pada Sabtu 11 Oktober 2025 lalu.
Teddy menambahkan, peserta program akan menerima uang saku setara upah minimum kota/kabupaten (UMK) tempat mereka bekerja.
“Misalnya di Jakarta, ya berarti upah minimum di sini Rp5,4 juta-Rp5,5 juta. Tiap bulannya, para sarjana yang bekerja, yang magang, ya dapat segitu,” ujarnya.
Mendorong Regenerasi Tenaga Kerja Nasional
Dengan tambahan kuota ini, pemerintah berharap Magang Nasional bisa menjadi proyek strategis dalam menyiapkan tenaga kerja muda yang siap bersaing secara profesional.
Selain memperluas kesempatan kerja, kebijakan ini juga diharapkan dapat menekan angka pengangguran terdidik yang masih tinggi di sejumlah daerah.***
Artikel Terkait
"Jaminan Keamanan Warga! Polsek Melonguane Perkuat Patroli Presisi Mobile, Kamtibmas Talaud Terjaga"
Kunci Transparansi Keuangan Daerah: Wabup Talaud Anisya Bambungan Adopsi Strategi Digital Terbaik di Jawa Tengah.
"Polsek Miangas Jaga Dapur Perbatasan Utara NKRI: 'Gerakan Pangan Murah' Stabilkan Harga Beras"
Victor Mailangkay: P/KB GMIM Benteng Iman dan Motor Pengerak Pembangunan Sosial-Spiritual di HUT Ke-63
Rekomendasi 5 Tempat Wisata Alam di Bintan yang Wajib Dikunjungi Traveler
"Dukung Penuh Pelayanan Rohani, Bupati Talaud Resmi Buka Konsultasi WKI Germita"
Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih di Talaud, Welly Titah Apresiasi Peran Kodim 1312/Talaud
Peringkat 1 Polda Sulut: Gerakan Pangan Murah Polres Kepulauan Talaud Raih Hasil Luar Biasa Berkat Liputan dan Jangkauan Terluas
Kapolres Talaud Hadiri Launching Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik 80.000 Gerai pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Puti
KPK Perlu Waktu Dalami Dugaan Pemerasan di Kemnaker: Penahanan Immanuel Ebenezer Diperpanjang