Sulutzonecom -- Donald Trump menegaskan hubungan dengan Elon Musk sudah berakhir, menyusul perseteruan sengit antara keduanya terkait RUU anggaran yang dipromosikan Trump. Trump mengkritik Musk yang dianggap tidak menghormati jabatan Presiden. "Itu sangat buruk, Anda tak bisa memperlakukan jabatan Presiden begitu," tegas Trump.
Ketegangan meningkat ketika Trump mengancam mencabut subsidi pemerintah untuk Tesla dan SpaceX, sementara Musk membalas dengan menyentil keterlibatan Trump dalam skandal Epstein, yang membuat saham Tesla dan Dogecoin terjun bebas.
Wakil Presiden JD Vance menyebut Musk melakukan kesalahan besar. Namun, Vance berharap ketegangan mereda jika Musk lebih tenang.
Gedung Putih menegaskan bahwa fokus Trump tetap pada pengesahan RUU pajak, meskipun perseteruan ini memperburuk ketegangan politik dan ekonomi.
Perang antara Trump dan Musk masih panas
Artikel Terkait
TikTok Selamat dari Pemblokiran: Trump Usulkan Kepemilikan Saham 50% oleh Perusahaan AS
Donald Trump Bertemu Gubernur California Saat Melawat ke Lokasi Kebakaran LA: Kita akan Memperbaikinya
Menkes Sebut Indonesia Terkena Imbas karena Trump Hentikan Batuan Obat HIV, Akui Segera Lakukan Langkah Ini
Rencana Trump Bangun Kembali Gaza yang Hancur Akibat Perang, Bakal Jadi 'Mar-A-Lago' versi Timur Tengah?
Geliat AS Relokasi Warga Gaza Tuai Kontroversi: 3 Negara Ini Tolak Gagasan Trump-Netanyahu, dari China hingga Indonesia
Trump Undang Xi Jinping ke AS: Fokus pada Kesepakatan Perdagangan dan Isu TikTok
Imbas Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Terdampak?
Tarif Trump Guncang Pasar Global, IHSG Sempat Terjun Bebas Pasca Libur Lebaran
Perang Terbuka Trump vs Elon Musk! Saham Tesla Anjlok Rp2.400 Triliun, NASA Kena Imbas
Kontroversi Elon Musk vs Donald Trump