Sulutzonecom -- Pemilihan Presiden Korea Selatan tahun ini menghadirkan kisah dramatis yang seolah diambil dari naskah film thriller politik. Lee Jae Myung, pemimpin Partai Demokratik, akhirnya dipastikan memenangkan Pilpres Korsel 2025, mengalahkan rival dari partai konservatif, Kim Moon Soo.
Berdasarkan data resmi Komisi Pemilihan Umum Nasional Korsel, hingga 96,74 persen suara dihitung, posisi Lee tak lagi terkejar. Bahkan, Kim Moon Soo telah mengakui kekalahannya di hadapan publik.
"Saya akan dengan rendah hati menerima pilihan rakyat. Selamat kepada kandidat terpilih, Lee Jae Myung," ujar Kim kepada awak media pada Rabu dini hari waktu Seoul.
Yang membuat kemenangan ini makin dramatis, Lee bukanlah figur politik konvensional. Dulu, ia hanyalah pekerja pabrik sebelum akhirnya terjun ke dunia politik. Kiprahnya dimulai saat menjabat Wali Kota Seongnam, kemudian Gubernur Provinsi Gyeonggi, wilayah terpadat di Korea Selatan.
Namun jalan menuju kursi kepresidenan bukan tanpa ujian. Pada Januari 2024, Lee nyaris kehilangan nyawa setelah ditikam di leher oleh seorang pria di tengah acara politik. Pelaku mengaku ingin mencegah Lee menjadi presiden. Untungnya, Lee selamat usai operasi darurat.
Tak berhenti di situ, Lee juga menghadapi sejumlah tuduhan korupsi terkait pembangunan real estat serta pelanggaran hukum pemilu. Tuduhan itu disebut bermotif politik. Bahkan, pada awal Mei lalu, Mahkamah Agung Seoul membatalkan vonis bebas Lee atas kasus hukum pemilu dan memerintahkan pengadilan ulang. Meski begitu, Pengadilan Tinggi Seoul memutuskan menunda sidang hingga setelah pemilu.
Kini, dengan kemenangan ini, Lee Jae Myung resmi akan menjabat Presiden Korea Selatan hingga 2030, dengan kekebalan hukum selama masa jabatannya.
Pilpres kali ini pun digelar lebih cepat dari jadwal akibat krisis politik, setelah Presiden Yoon Suk Yeol dimakzulkan dan memberlakukan darurat militer pada Desember 2024.
Dari pekerja pabrik, korban penikaman, hingga Presiden Korsel, Lee Jae Myung membuktikan bahwa takdir bisa berbalik arah dengan dramatis.
Artikel Terkait
Tak Hanya di Korsel, Beredar Gambar Pesta Helloween Juga Dirayakan di Arab Saudi. Begini Tanggapan Netizen
Rudal Korut Jatuh di Pantai Korsel, Presiden Yoon Suk Yeol : Respon Cepat dan Tegas
Lawan Brasil! Korsel ingin buat keajaiban lagi
Tontonan Drakor - Telenovela, di Satu Stadion. Berikut Komposisi Pemain Korsel dan Brasil
Jelang Kepulangan Coach STY dari Tanah Air Menuju Korsel, dari Keinginan Balas Budi hingga 'Masalah' yang Belum Selesai
Kenangan dan Warisan Coach STY yang Bakal Dirindukan Jelang sang Mantan Pelatih Tim Garuda Itu Pulang Kampung ke Korsel
Sisi Lain Tragedi Jeju Air: Mantan Bos Korporasi Bandara Korsel Ditemukan Tewas hingga Bandara Muan yang Kini Masih Ditutup
Pesan Haru STY saat Detik-detik Kepulangan sang Mantan Pelatih Garuda Menuju Korsel: Saya Ingin Istirahat Dulu Ya
Ucapan Selamat Tinggal yang Hangat dari Fans Garuda ke STY Jadi Sorotan Media Korsel: Setelah 5 Tahun, Akhirnya Pulang ke Rumah
Sindiran Halus Media Korsel ke PSSI usai STY Diantar Fans Garuda di Bandara Soetta: Tega Sekali Sampai Akhir