Talaud Sulutzone.com - Kodim 1312/Talaud menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar secara virtual yang dipimpin langsung oleh Dandim 1312/Talaud, Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T., di Ruang Data Makodim 1312/Talaud, Jalan Buibatu, Kelurahan Melonguane, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud pada Sabtu, (25/7/2026).
Rapat evaluasi diikuti oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud Daud Malensang, S.Sos., M.Si., Kasdim 1312/Talaud, para Perwira Staf Kodim 1312/Talaud, Kepala Dinas P3APMD Kabupaten Kepulauan Talaud, Tim Geolistrik FMIPA Universitas Sam Ratulangi, para dosen lintas fakultas Universitas Sam Ratulangi, mahasiswa, para Danramil jajaran Kodim 1312/Talaud, serta kepala desa yang menjadi lokasi sasaran Karya Bakti Skala Besar.
Kegiatan diawali dengan pengecekan kehadiran peserta melalui video conference, kemudian dilanjutkan dengan rapat evaluasi yang dipimpin Dandim 1312/Talaud. Dalam arahannya, Dandim menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting untuk memastikan seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satu agenda utama rapat adalah pemaparan hasil survei geolistrik oleh Tim FMIPA Universitas Sam Ratulangi. Hasil survei tersebut memuat rekomendasi titik-titik yang dinilai layak untuk pembangunan sumur bor sebagai bagian dari penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah sasaran Karya Bakti Skala Besar.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung seluruh rangkaian kegiatan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
Dalam rapat juga dibahas berbagai langkah strategis untuk mendukung keberhasilan program, di antaranya seluruh Danramil diminta memahami secara rinci setiap titik sasaran karya bakti di wilayah binaannya, memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa maupun Tim Geolistrik sebelum pelaksanaan pengeboran sumur bor, serta segera melaporkan setiap kendala di lapangan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Tim akademisi Universitas Sam Ratulangi turut menyampaikan pentingnya pendokumentasian seluruh kegiatan, pembuatan video testimoni masyarakat, serta penyusunan data desa sebagai bagian dari basis informasi pembangunan berkelanjutan.
Program penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor juga direncanakan terus berlanjut dengan dukungan pemerintah desa melalui pemanfaatan Dana Desa.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dalam mendukung pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar, Dandim 1312/Talaud menyerahkan piagam penghargaan kepada Tim Geolistrik FMIPA Universitas Sam Ratulangi yang telah melaksanakan survei ilmiah pada sejumlah lokasi sasaran.
Melalui rapat evaluasi ini, Kodim 1312/Talaud menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Semangat HUT ke-81 RI, YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako
Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon
Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Te
Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung!
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sebut Penahanannya Kriminalisasi, Serahkan Misteri Emas 74 Kg ke Penyidik
Serap Aspirasi Para Bupati, DPR RI Komitmen Kawal Kebijakan Anggaran Daerah Bersama APKASI
Selain Kediaman Ortu JA, Kejati Sulut Geledah Kantor Pengelola IT Center Manado : Didapati Dokumen Terkait PT. HWR
Bos IT Center Jemmy Asiku Terseret Kasus Tambang PT HWR, Kejaksaan Katakan Ini
Kontroversi PETI di Minahasa Tenggara: Tambang Ilegal "Ci Dede" Disorot Warga
Babinsa Sertu Samuel bawala Laksanakan kegiatan komsos dan pantau pembangunan rtlh di desa Nunu