Dalam pernyataannya, Mogonta juga menyoroti lokasi tambang lain milik Rian Pakaya, anggota DPRD Bolmut dari Partai Golkar.
Ia mempertanyakan moral dan integritas wakil rakyat yang justru terlibat dalam aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.
“Saya mendesak Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Cristian E. Paruntu (CEP), agar tidak tinggal diam. Jangan sampai partai besar tercoreng hanya karena pembiaran terhadap oknum kader yang melanggar hukum,” ujar Mogonta.
Kasus ini makin menjadi sorotan setelah pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I, yang dipimpin Sugeng Harianto, terus bungkam meski sudah beberapa kali diberitakan terkait dugaan keterlibatan ASN di bawahnya dalam tambang ilegal.
Ketidaktegasan dan ketiadaan klarifikasi justru memperkuat dugaan bahwa pimpinan BWS Sulut ikut “mem-backup” bawahannya.
Publik kini menanti sikap tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH), terutama dari Polda Sulut, untuk menutup kedua lokasi tambang ilegal di Bolmut dan menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Penegakan hukum yang tumpul ke atas namun tajam ke bawah tidak boleh lagi menjadi budaya di Sulawesi Utara.
ss/dd/tim
Artikel Terkait
Humas Barcelona Mengklaim Sudah Bantu Korban Tragedi KM Barcelona 5A, Menyerang Balik Pemberitaan Media
Larangan Vanenburg ke Jens Raven usai Viral Selebrasi Aura Farming saat Gilas Brunei di Piala AFF U-23 2025
Klaim Dari Pihak PT.Surya Pasifik Indoneaia Bahwa Telah Memberikan Perhatian Sebelum Pemberitaan Media, Di Bantah Para Korban Sebagai Pembohongan Publ
Soal 17 Oktober Jadi Hari Kebudayaan Nasional Berbarengan Ultah Prabowo, Istana: Kita Tidak Menganut Cocoklogi
Pujian Selangit Donald Trump ke Prabowo Setelah Negosiasi Panjang Tarif Dagang RI dan AS
Setelah Ramai Tarif 19 Persen Ekspor RI ke AS, Kini Terungkap Isi Obrolan Trump dan Prabowo via Telepon
Curahan Hati Ivan Gunawan Ihwal Perjalanan Spiritual, Ceritakan Sisi Feminin Dirinya di Masa Lalu
Pesan Bupati Amran Ke PLN UP3 Tolitoli di Gelar Customer Gathering
Sambangi Yayasan Ihsanul Ummah, Srikandi dan PIKK PLN UP3 Tolitoli Berbagai Kebahagiaan
Direskrimsus Polda Sulut Disorot: Kasus Korupsi Perumda Pasar Manado Diduga Sengaja Diulur