MANADO, sulutzone.com – Pihak PT Surya Pasifik Indonesia (SPI), operator KM Barcelona 5A, melayangkan keberatan keras terhadap pemberitaan media yang dinilai menyudutkan mereka terkait penanganan korban insiden terbakarnya kapal di Perairan Kepulauan Talise.
Melalui Humas PT. SPI, Ridwan F, mereka menegaskan telah memberikan perhatian kepada para korban, bahkan sebelum pemberitaan media mencuat.
"Kami bukan karena sudah dimuat di berita baru bergerak. Tapi kami berkunjung ke korban sebagai salah satu bentuk kepedulian kami," ujar Ridwan F, menanggapi tudingan penelantaran korban yang dimuat sebelumnya oleh sejumlah media, termasuk sulutzone.com.
Sebelumnya, tragedi terbakarnya KM Barcelona 5A menyisakan cerita pahit, dengan beredarnya kabar bahwa PT. SPI diduga menelantarkan korban. Berita berjudul "PT. Surya Pasifik Indonesia Diduga Telantarkan Korban KM Barcelona V A, Tokoh Masyarakat: Tindakan Biadab dan Tak Manusiawi" yang tayang di sulutzone.com memicu respons negatif dari pihak manajemen.
Ridwan F bahkan secara terbuka menantang agar semua percakapan grup terkait penanganan korban dipublikasikan. Ia mengklaim bahwa masyarakatlah yang berhak menilai validitas dan integritas sebuah pemberitaan.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan narasi yang sedikit berbeda. Informasi yang dihimpun sulutzone.com menyebutkan bahwa pihak manajemen PT. SPI sebenarnya telah menjanjikan penyaluran kompensasi kepada warga korban sehari sebelumnya.
Namun, janji tersebut tidak kunjung terealisasi hingga berita mengenai dugaan penelantaran korban mulai naik ke permukaan.
Barulah setelah berita tersebut terpublikasi, pihak Barcelona 5A disebut-sebut mulai bergerak dan menunjukkan kepeduliannya.
***