“Listrik Desa memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dengan hadirnya listrik, masyarakat dapat mengembangkan usaha produktif, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, memperluas akses informasi, serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di desa. Karena itu, Program Lisdes bukan sekadar pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga investasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Melalui sinergi yang kuat antara PLN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Program Listrik Desa diharapkan dapat terus mempercepat pemerataan akses energi bagi seluruh masyarakat. Masih dalam semangat Hari Lahir Pancasila 2026, kolaborasi ini menjadi wujud nyata pengamalan nilai persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial dalam menghadirkan listrik hingga ke desa-desa terpencil, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.
Artikel Terkait
Kristy Toar Terpilih Jadi Hukum Tua Desa Walantakan, Warga Titip Harapan Baru
Lukow Disusul Toar, Rorong dan Sambeka,Saturang SMALA 07 Cetak Empat Hukum Tua
Wujudkan Akuntabilitas Publik, Bupati Welly Titah Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Paripurna DPRD Talaud
Tegang! Selisih 12 Suara Antar Tatty Pangkey Kembali Pimpin Desa Waleure
Raih 700 Suara, Nicolaus Tangapo Kalahkan 3 Pesaingnya di Pilhut Pineleng Dua
Dukung Peningkatan Ekonomi Warga, Babinsa Turun Tangan Dampingi Petani Kelapa Olah Kopra di Desa Pantuge
Babinsa Desa Ambela, Sertu Markus Ratunguri, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama petani padi sawah di Desa Ambela. Ambela, Sulutz
Babinsa Koramil 06/Nanusa Laksanakan Komsos Dengan Masyarakat Nelayan Di Desa Karatung
BSG Bersama PNM dan OJK Sukseskan Giat GENCARKAN 2026 di Bone Bolango
PLN UP3 Palu Pastikan Sistem Kelistrikan Tetap Andal Pasca-Gempa, Masyarakat Diimbau Tenang dan Waspada