Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini, PLN Edukasi Siswa SMAN 3 Tuminting Manado Soal Bahaya Listrik

photo author
- Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB
Istimewa
Istimewa

 

Manado, Sulutzone.com  - PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 3 Tuminting, Manado, Kamis (23/7). Kegiatan edukatif yang diusung oleh Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dan budaya sadar keselamatan ketenagalistrikan sejak usia sekolah.

Melalui pendekatan interaktif, para siswa dibekali pemahaman mendasar mengenai potensi bahaya listrik, panduan pemanfaatan energi listrik secara aman, hingga langkah pencegahan kecelakaan akibat kelistrikan. Edukasi ini juga mendorong kepedulian siswa terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, seperti larangan bermain dekat jaringan listrik, bahaya menyentuh alat listrik saat tangan basah, serta pentingnya melaporkan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda merupakan kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kelistrikan.

“Listrik adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, namun pemanfaatannya harus selalu diimbangi dengan kewaspadaan. Melalui PLN Goes To School, kami ingin menginternalisasi budaya Safety First kepada generasi muda. Siswa tidak hanya kita bekali untuk menjaga diri sendiri, tetapi juga didorong menjadi 'duta keselamatan' yang mampu mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ungkap Usman.

Sejalan dengan hal tersebut, Manager PLN UP2D Suluttenggo, Muhammad Ariamuddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang PLN dalam membangun masyarakat yang responsif dan sadar keselamatan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap materi yang disampaikan dapat membekali para siswa untuk lebih peka. Edukasi sejak dini seperti ini sangat krusial agar manfaat besar energi listrik dapat dirasakan secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanannya,” ungkap Ariamuddin.

Sementara itu, perwakilan Tim K3L PLN UP2D Suluttenggo, Lady Langkay, menambahkan bahwa antusiasme pelajar dalam sesi diskusi menunjukkan tingginya kepedulian mereka terhadap materi K3L.

“Kami ingin edukasi ini berdampak panjang dan tidak berhenti di ruang kelas. Ketika para siswa mempraktikkan perilaku aman dan membagikan informasinya kepada orang-orang terdekat, kita sedang mencegah potensi kecelakaan listrik di masa depan,” jelas Lady.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi siswa dalam sesi tanya jawab seputar penggunaan listrik aman di rumah maupun sekolah. Melalui edukasi yang berkelanjutan ini, PLN UID Suluttenggo berkomitmen untuk terus hadir memupuk kesadaran masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya listrik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 | 08:49 WIB
X