Manado, SULUTZONE.COM - Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang andal, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Mengusung semangat melayani dengan sepenuh hati, jajaran manajemen PLN dari seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP) turun langsung menyapa pelanggan dan pemangku kepentingan secara serentak.
Tidak sekadar menyerahkan apresiasi atas loyalitas pelanggan, kegiatan ini menjadi ruang dialog interaktif untuk menyerap masukan, pengalaman, serta kebutuhan energi masyarakat secara langsung sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum krusial bagi seluruh insan PLN untuk memperkuat silaturahmi sekaligus memastikan transformasi pelayanan benar-benar dirasakan di lapangan.
“Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, melainkan komitmen moral kami untuk hadir lebih dekat dan melayani dengan sepenuh hati. Di balik setiap aliran listrik yang menerangi rumah, menggerakkan roda perekonomian, hingga mendukung pelayanan publik di wilayah Suluttenggo, terdapat kepercayaan besar pelanggan yang harus senantiasa kita jaga,” tegas Usman.
Usman menjelaskan bahwa akselerasi transformasi digital melalui aplikasi PLN Mobile telah mengubah wajah interaksi antara perusahaan dan pelanggan secara mendasar. Lewat ekosistem digital tersebut, masyarakat kini dapat mengakses seluruh layanan kelistrikan secara transparan, mudah, dan terukur dari mana saja.
Selain kemudahan akses digital, PLN UID Suluttenggo juga terus memprioritaskan keandalan infrastruktur jaringan di seluruh bentang wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Pemeliharaan berkala tanpa padam, pembaruan sistem proteksi, serta penguatan pasokan daya di titik-titik pertumbuhan ekonomi baru menjadi fokus utama guna meminimalkan potensi gangguan dan menjamin ketersediaan listrik yang berkelanjutan.
Kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan PLN UID Suluttenggo tecermin dari pertumbuhan jumlah pelanggan yang mencapai lebih dari 2,38 juta pelanggan hingga Agustus 2026. Keandalan pasokan energi listrik ini menopang berbagai lini kehidupan, mulai dari sektor Rumah Tangga (Tarif R) sebanyak 2.221.743 pelanggan, sektor Bisnis (Tarif B) sebanyak 80.274 pelanggan, sektor Sosial (Tarif S) sebanyak 63.343 pelanggan, sektor Pemerintah (Tarif P) sebanyak 18.585 pelanggan, hingga sektor Industri (Tarif I) sebanyak 1.731 pelanggan.
Ke depan, PLN UID Suluttenggo akan terus menjadikan setiap aspirasi dan masukan pelanggan sebagai kompas utama dalam menyusun strategi pelayanan yang lebih adaptif, modern, dan berintegritas.
Melalui momentum ini, PLN UID Suluttenggo menegaskan bahwa kepuasan pelanggan menjadi salah satu tolok ukur tertinggi keberhasilan perusahaan dalam mewujudkan layanan kelistrikan yang berkeadilan dan berdampak positif bagi kemajuan daerah.
Artikel Terkait
Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Palu Dukung Program BPBL Kementerian ESDM: 52 Rumah di Desa Kanuna Kini Nikmati Listrik
PLN UP3 Palu Tunjukkan Komitmen Pelayanan Prima Lewat Listrik Andal di Giat Hari Cinta Laut
Wairjenad Mayjen Muchidin Tinjau Langsung Lokasi Karya Bakti di Talaud: Pastikan Efektivitas dan Dampak Nyata bagi Masyarakat Perbatasan
Jaga Sportivitas, Cegah Gesekan: Polsek Beo Amankan Lungkangunaung Cup 2026 dengan Pendekatan Humanis di Desa Matahit
Wairjenad Tinjau Lokasi Karya Bakti Skala Besar di Wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud
Bea Cukai dan Polda Sulut Gagalkan Penyelundupan 16 Kg Emas oleh WNA Tiongkok
Bupati Ronald Kandoli Turun Gunung! Sidak Pasar Ratahan, Harga dan Stok Pangan Dipantau Ketat
Babinsa Koramil 04/Rainis bersama warga gotong royong pembuatan jalan desa
BBM Aman, Tarif Normal: Kapolsek Lirung George Nender Atasi Keluhan Warga
Sigap Atasi Api: Polres Talaud dan BNPB Berhasil Padamkan Karhutla 10 Hektar di Desa Sawang, Kerugian Capai Rp70 Juta