RATAHAN — Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli turun langsung ke Pasar Ratahan, Senin (7/9/2026). Inspeksi mendadak (sidak) ini menjadi langkah tegas Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali, stok pangan aman, sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Tak sekadar datang dan melihat kondisi pasar, Bupati memantau langsung pergerakan harga sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Beras, minyak goreng, cabai, daging hingga telur menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.
Baca Juga: Bea Cukai dan Polda Sulut Gagalkan Penyelundupan 16 Kg Emas oleh WNA Tiongkok
Sidak dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar serta memastikan ketersediaan pasokan di pasar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Harga harus terkendali, stok harus aman,” menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tidak terbebani dengan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Tak hanya harga dan stok, jalur distribusi pangan juga ikut menjadi sorotan. Pemerintah daerah berupaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan barang maupun praktik perdagangan yang merugikan konsumen.
Pengawasan juga diarahkan terhadap mutu dan keamanan pangan. Produk makanan yang beredar di tengah masyarakat diharapkan memenuhi standar kelayakan sehingga aman untuk dikonsumsi.
Kehadiran langsung Bupati di pasar sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah ingin melihat kondisi riil di lapangan, termasuk mendengar situasi yang dihadapi pedagang dalam menjalankan aktivitas perdagangan.
Dalam sidak tersebut, Bupati Ronald Kandoli didampingi Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP, MM; Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Irwan Abdjulu, SE; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Phebe Feibe Punuindoong, SH, M.Pd; Staf Ahli Bupati Jeiny Pandelaki, SE, ME; Kepala Bagian Perekonomian Setda Albert Manurip, SE; jajaran perangkat daerah terkait serta Direksi PUD Pasar Mitra.
Pemkab Minahasa Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kondisi perdagangan yang sehat dan kondusif.
Dengan turun langsung ke pasar, pemerintah ingin memastikan satu hal: jangan sampai harga kebutuhan pokok melambung, sementara masyarakat yang harus menanggung bebannya.