SULUTZONE - Sejumlah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan meninggal dunia selama operasi Lilin Samrat 2022 berlangsung di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menjadi perhatian khusus Kapolres AKBP Areis Aminnulla SIK.
Guna mencegah kecelakaan lalu lintas itu kembali terjadi Satlantas Polres Bolmut melaksanakan patroli rutin secara sistem hunting dengan sasaran pelanggaran kasat mata yang berpotensi menjadi pemicu laka lantas, antara lain pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm keselamatan dan kenderaan yang melebihi kapasitas muatan.
Baca Juga: Delapan Hari Operasi Lilin Samrat, Polres Bolmut Catat 5 Kecelakaan, 3 Korban Meninggal Dunia
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Bolmut AKBP Areis Aminnulla SIK melalui KBO Lantas IPDA Irwin Pongajouw pada Sabtu (31/12/2022).
"Operasi hunting sistem ini akan terus dilaksanakan. Tujuannya guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas diwilayah hukum Polres Bolmut," jelas Irwin.
Baca Juga: Yuk Curhat di Jumat Curhat Polres Bolmut
Selain itu, Irwin mengungkap kegiatan ini akan terus dilakukan selama operasi Lilin Samrat secara mobile dengan sasaran para pengendara yang melintas di jalan trans Sulawesi Kabupaten Bolmut.
"Penindakan masih berupa teguran humanis kepada masyarakat pengguna jalan raya. Sekaligus mensosialisasikan aturan berlalu lintas," ungkap Irwin.
Baca Juga: Polisi Tangkap Dua Pemuda Pengedar Obat Keras di Bolmut
Diketahui, saat ini Polres Bolmut mencatat sejak Operasi Lilin Samrat 2022 digelar pada 23 Desember hingga saat ini. Telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak lima kali. Dimana tiga diantaranya dinyatakan meninggal dunia.