Manado, Sulutzone.com – Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Manado, Silvya Ransulangi, memberikan klarifikasi dan hak jawab terkait penggunaan dana yang bersumber dari partisipasi masyarakat (PSM) atau Komite Siswa.
Penjelasan ini bertujuan untuk meluruskan informasi dan menegaskan transparansi pengelolaan dana tersebut, yang digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sekolah yang tidak tercover oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Penjelasan ini disampaikan langsung kepada awak media Sulutzone.com. beberapa hari lalu di SMK Negeri 3 Manado.
Penggunaan Dana PSM di Tahun 2023
Pada tahun 2023, SMK Negeri 3 Manado menggunakan dana PSM untuk dua agenda utama yang mendukung peningkatan kualitas sekolah dan siswa.
Studi Tiru BLUD ke Yogyakarta (15 September 2023) Sebesar Rp 13.350.000 dialokasikan untuk perjalanan dinas/operasional mengikuti studi tiru Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Yogyakarta. Dana ini diambil langsung oleh Bendahara Sekolah, Yulien Mokosolang, yang juga seorang guru dan diserahkan oleh Ketua Komite Siswa, Rut Dimpudus.
Kepala Sekolah Silvya Ransulangi menjelaskan, “Karena torang ada hasil produksi jadi torang studi tiru di sana. Torang ke sana karena bagus-bagus dorang pe BLUD. Jadi torang minta masukan apa saja yang mereka lakukan. Ternyata mereka kerja sama dengan pemerintah daerah yakni Biro Ekonomi dan Biro Hukum karena berkaitan dengan Pergub. Sekarang ini torang sementara berpacu untuk itu. Jadi torang ambil dorang pe bagus torang kerjakan.”
Perjalanan Dinas Pendamping Lomba Kompetensi Siswa (LKS) di Surabaya (17 Oktober 2023) Selanjutnya, dana sebesar Rp 14.125.000 digunakan untuk perjalanan dinas/operasional guru pendamping siswa yang mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) di Surabaya. Dana ini diambil langsung oleh Operator Dapodik, Christian David, dan diserahkan oleh Ketua Komite Siswa, Rut Dimpudus.
Silvya Ransulangi memaparkan urgensi dana ini, “Untuk LKS di Surabaya, 23-28 Oktober 2023. Cuma siswa yang dibiayai, itu guru pembimbing tidak ada. Sekarang kita mau tanya, mau ambil di mana danannya? Ini kegiatan siswa lho, kegiatan siswa otomatis berarti PSM. Torang sudah sampaikan ke orang tua mengenai LKS. Torang SMK Negeri 3 Manado Ikut 2 lomba, di tingkat provinsi dapat juara 1. Jadi tingkat nasional torang yang ke sana. Namanya kompetisi, jadi torang harus siap bertanding dengan sekolah lain. Walaupun torang cuma juara 6, itu lumayan karena tingkat nasional. Itu dari 100 lebih peserta Se-Indonesia. Jadi Kalau torang tidak ada guru pendamping, tidak bisa.”
Baca Juga: Dugaan Penyelewengan Dana Sekolah di SMKN 3 Manado Mencuat
Pengambilan Dana PSM di Tahun 2024
Pada tahun 2024, dana PSM kembali dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan penting, yaitu MoU Adem/3T di Bali.
Perjalanan Dinas/Operasional MoU Adem/3T di Bali (16 & 18 Juli 2024) Sebanyak Rp 15.000.000 dialokasikan untuk perjalanan dinas/operasional Kepala Sekolah dan Operator Dapodik dalam rangka mengikuti kegiatan MoU dana Adem/3T di Bali. Dana ini ditransfer langsung ke rekening Kepala Sekolah, Silvya Ransulangi, oleh Ketua Komite Siswa, Rut Dimpudus, dengan rincian Rp 5.000.000 pada 16 Juli 2024 dan Rp 10.000.000 pada 18 Juli 2024.
“Karena itu untuk pergi MoU Adem 3T, maka tidak boleh didanai oleh Dana BOS. Saya harus bagaimana? Apakah dana pribadi saya yang harus dikeluarkan? Kan ada kerja sama, dimana kegiatan-kegiatan sekolah yang tidak tercover oleh dana BOS itu, kita sampaikan ke orang tua bahwa itu bisa dipakai untuk keperluan operasional sekolah,” jelas Kepala Sekolah.
Ia menambahkan, "Waktu itu karena belum pasti berapa doi yang ada. Jadi kita tanya ke ketua, ‘Ketua, boleh berapa torang pe dana yang boleh kita mo pinjam akang untuk kita pe perjalanan dengan operator ke Bali?’ Dia bilang, ‘Bu, ini da takumpul 10 juta dengan 5 juta. Itu da pakai untuk transportasi dan akomodasi. Hotel dan makan’.”
Pengambilan Dana PSM di Tahun 2025