Palu, Sulutzone.com – PT PLN (Persero) UP3 Palu bergerak cepat memulihkan pasokan listrik yang sempat terputus akibat tiang roboh di Jalan Bayam, kawasan Pasar Tradisional Inpres Manonda, Kecamatan Palu Barat. Insiden yang terjadi tersebut dipicu oleh hujan deras serta guncangan gempa susulan yang membuat kondisi tanah menjadi labil. Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, aliran listrik ke lebih dari 100 pelanggan di kawasan ekonomi tersebut kini telah kembali normal.
Kejadian tersebut sempat merusak sejumlah material jaringan distribusi, termasuk satu tiang listrik, satu traves, tiga isolator tarik, tiga isolator tumpu, serta tiga unit arester. Kerusakan ini berdampak pada terhentinya aliran listrik yang menopang aktivitas harian dan roda perekonomian masyarakat di sekitar Pasar Inpres Manonda.
Menanggapi situasi darurat tersebut, PLN UP3 Palu langsung mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari personel Pelayanan Teknik (Yantek), pegawai PLN ULP Kamonji yang dipimpin langsung oleh Manager ULP Kamonji, Imam Ali, serta tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Penanganan di lokasi disokong penuh oleh armada pendukung berupa satu unit truk PDKB Sentuh Langsung dan satu unit crane.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan respons cepat seluruh tim di lapangan dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
"Keandalan pasokan listrik merupakan prioritas utama PLN. Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan kesiapsiagaan seluruh petugas yang bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dengan tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” ungkap Usman.
“Tantangan cuaca dan faktor alam memang tidak dapat diprediksi, namun PLN berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan profesional demi kenyamanan serta keamanan seluruh pelanggan," tambah Usman.
Proses pemulihan dilakukan secara terpadu dan sistematis, mulai dari pengamanan area, pembongkaran material terdampak, penegakan tiang baru, penggantian komponen, hingga pengujian kelaikan sistem sebelum listrik disalurkan kembali.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menegaskan bahwa penanganan gangguan di wilayah rawan akan selalu menjadi prioritas utama.
"Begitu menerima laporan, tim langsung melakukan asesmen cepat dan mengerahkan seluruh sumber daya agar pemulihan berjalan optimal. Selain fokus pada penanganan darurat, kami juga secara berkelanjutan melakukan evaluasi dan pemeliharaan preventif pada jaringan distribusi yang berada di zona rawan pergerakan tanah dan cuaca ekstrem," jelas Ansar.
PLN turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya kelistrikan di sekitarnya seperti tiang miring, kabel terkupas/putus, atau dahan pohon yang mendekati jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.
Artikel Terkait
Jelang Pengucapan Syukur Minahasa, Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp35-40 Ribu
Melalui Karya Bakti Skala Besar Babinsa Koramil 04/Rainis Bantu Rehab RTLH
Babinsa Koramil 1312-03/Beo Bersama Warga Bantu Peletakan Batu Dasar Pembangunan Rumah di Desa Tarohan
HUAWEI MatePad Pro Max Segera Hadir di Indonesia, Tablet Flagship Pro 13 Inci Tertipis dan Teringan yang Didukung Teknologi AI untuk Para Profesional
Dorong Peningkatan Ekowisata Desa Tarabitan, PLN Gelar Pengembangan UMK dan Wisata Edukasi Mangrove
Pemprov Sulut Buka Pintu Lebar untuk Investasi Berkualitas, Tegaskan Pentingnya Kepatuhan Hukum dan Lingkungan
Kejati Sulut Selamatkan Rp15,04 Miliar dari Kasus Korupsi Tambang Emas PT HWR, Bidik 35 Perusahaan Lainnya
Gubernur Yulius Selvanus Apresiasi Peran BKOW Sulut di Usia ke-67, Sebut Perempuan Motor Pembangunan Daerah
PLN UP3 Palu Sukses Kawal Keandalan Listrik Nobar Piala Dunia 2026, Masyarakat Nonton Nyaman Tanpa Kedip
Sukseskan Euforia Piala Dunia 2026, PLN UP3 Manado Pastikan Masyarakat Nonton Bareng dengan Aman dan Nyaman