Minahasa, sulutzone.com – Pemerintah Desa Winangun Atas mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman bencana alam menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Hukum Tua Winangun Atas, Theo Herwanto, mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan perbukitan dan tebing untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor.
Secara geografis, Desa Winangun Atas memiliki karakteristik wilayah yang didominasi oleh kemiringan lereng yang curam.
Kondisi ini membuat sejumlah pemukiman warga berada langsung di bawah maupun di atas tebing, yang sangat rentan terhadap pergerakan tanah saat curah hujan tinggi.
Hukum Tua Theo Herwanto menegaskan bahwa langkah antisipasi harus dilakukan sedini mungkin guna menghindari adanya korban jiwa maupun kerugian materiil yang besar.
"Kami meminta seluruh warga untuk tetap tenang namun ekstra waspada. Jangan menunggu bencana terjadi baru bertindak. Koordinasi dengan perangkat desa, baik Kepala Jaga maupun Meweteng, harus terus terjalin selama 24 jam. Jika melihat adanya tanda-tanda longsor, segera laporkan agar bisa segera diambil tindakan preventif," ujar Theo Herwanto, Senin (5/1).
Berdasarkan pemetaan kerawanan, warga diminta memperhatikan tanda-tanda alam seperti munculnya retakan tanah atau rembesan air yang tidak biasa pada lereng.
Jika hujan deras mengguyur dengan durasi lebih dari dua jam, warga di titik paling rawan disarankan melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih stabil.
Selain itu, pemerintah desa juga menginstruksikan para Kepala Jaga untuk aktif memantau kondisi drainase dan saluran air di wilayah masing-masing guna memastikan tidak ada sumbatan yang dapat memicu luapan air ke arah tebing.
"Keselamatan warga adalah yang utama. Kami berharap masyarakat kooperatif dalam mengikuti arahan dari perangkat desa di lapangan," tutup Theo.
Dede
Artikel Terkait
Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Yulius Selvanus Puji Kinerja ASN Sulut di 2025
Pimpin Apel Perdana 2026, Richard Sualang Tekankan Tiga Prinsip Utama bagi ASN Manado
BREAKING NEWS: Banjir Bandang Terjang Sitaro, Mako Polres Rusak Parah dan 6 Warga Meninggal Dunia
Kapolres Talaud, AKBP. Arie Sulistyo Nugroho Pimpin Apel Perdana Awal 2026, Tegaskan Komitmen Hadapi Tantangan tugas kedepan
Wujud Soliditas di Miangas: Babinsa Koramil 1312-07 Hadiri Apel Perdana, Perkuat Persatuan di Pulau Perbatasan
Gerak Cepat! Gubernur Yulius Selvanus Instruksikan Bantuan Penuh untuk Korban Banjir Bandang Sitaro
"Wujud Sinergitas Sejati: Babinsa Koptu Yunius Ansiga Jadi Garda Terdepan Apel Perdana Rainis"
Sambut Arus Balik Nataru, PLN Mobile Permudah Pengguna Mobil Listrik dengan Fitur Baru AntreEV
Gerak Cepat! Ny. Anik Yulius Selvanus dan Pemprov Sulut Kirim Bantuan Besar-besaran untuk Korban Banjir Sitaro
Tangis Pecah di Bumi Karangetang: Pdt. Clau Jenifer Bangsa Kehilangan 5 Anggota Keluarga dalam Tragedi Banjir Bandang Siau