SULUTZONE.COM – Sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung pemulihan masyarakat setelah dihantam bencana, Pertamina Patra Niaga resmi mengoperasikan Posko Pengungsi, Medis, dan Bantuan Pertamina Peduli yang berpusat di kompleks Masjid At-Taqwa, Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Fasilitas ini berfungsi sebagai jantung layanan kesehatan, pusat koordinasi, sekaligus titik utama pendistribusian berbagai bantuan bagi para penyintas.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa keberadaan posko tersebut tidak hanya sekadar tempat berbagi bantuan, namun juga menjadi ruang kolaborasi strategis antarberbagai pihak guna mempercepat pemulihan warga.
“Posko Pertamina Peduli di Pidie Jaya menjadi titik koordinasi bersama pemerintah daerah, relawan, dan Pertamina Group agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Lewat posko ini, Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan beragam perlengkapan logistik mulai dari tenda pendidikan untuk Pondok Pesantren Al Bayan, alat kebersihan seperti gerobak dan sekop sampah, hingga perlengkapan darurat berupa lampu dan jas hujan.
Guna menjamin operasional dapur umum dan ketersediaan listrik, disalurkan pula puluhan tabung LPG beserta pasokan BBM untuk mesin genset di lokasi pengungsian, yang dibarengi dengan pemberian bantuan pangan serta kebutuhan dasar sandang seperti selimut dan hygiene kit.
Dukungan yang diberikan Pertamina juga menyentuh aspek kesehatan dengan penyediaan masker, vitamin, dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan warga di masa krisis.
Kepala DKM Masjid At-Taqwa, Hidayat, mengungkapkan betapa besarnya pengaruh kehadiran posko tersebut terhadap kondisi warga yang mengungsi.
Baca Juga: Perayaan Tahun Baru 2026 Selesai, PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Listrik Andal
“Kehadiran Pertamina Patra Niaga di titik pengungsian ini membawa banyak perubahan. Selain bantuan logistik, warga juga mendapatkan edukasi pola hidup bersih. Anak-anak dan orang dewasa diberikan contoh langsung untuk menjaga kebersihan guna mencegah penyakit seperti diare dan infeksi kulit,” ungkapnya.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menggandeng Kementerian Kesehatan dan Universitas Syiah Kuala untuk menyediakan layanan medis gratis serta program trauma healing bagi anak-anak, bahkan mengaktifkan layanan Starlink demi menjamin kelancaran komunikasi dan distribusi logistik di lapangan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah jangka panjang perusahaan untuk mendampingi masyarakat hingga benar-benar bangkit kembali secara mandiri.
Baca Juga: TNI-Polri Bersinergi Amankan Ibadah Syukuran Tahun Baru di Pulau Miangas, Talaud
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa pendirian pusat bantuan di Pidie Jaya ini adalah bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mengawal pemulihan yang berkesinambungan.
Artikel Terkait
PLN dan Komisi XII DPR RI Nyalakan Harapan: 330 Warga Banggai Terima Bantuan Listrik Gratis BPBL 2025
Perokris PLN UP3 Kotamobagu Hadirkan Terang di Momen Natal melalui Light Up The Dream dan Bantuan Pembangunan Rumah Ibadah
Mahfud MD Soroti Skandal Korupsi Pagar Laut hingga Whoosh, Nilai Hukum Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas
Di Balik Tali Gantung Evia Maria : Tersingkap Sang Dosen Predator Seksual di Unima
Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, PLN Tegaskan Dukungan dan Komitmen Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan
Jaga Kebersihan Lingkungan, Babinsa Melonguane dan Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Raya
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
TNI-Polri Bersinergi Amankan Ibadah Syukuran Tahun Baru di Pulau Miangas, Talaud
Perayaan Tahun Baru 2026 Selesai, PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Listrik Andal
Atasi Krisis 'Air Cappuccino', Pertamina Peduli Salurkan 1,7 Juta Liter Air Bersih bagi Warga Aceh Tamiang