SULUTZONE.COM – Upaya kemanusiaan yang digerakkan melalui program Pertamina Peduli membawa secercah harapan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Memasuki pekan kedua setelah peristiwa melanda, masyarakat setempat sebelumnya sempat terhimpit krisis air bersih yang sangat parah akibat mayoritas sumber air warga yang tertimbun lumpur dan tidak layak dikonsumsi.
Kondisi memprihatinkan ini dialami langsung oleh Yanti, warga Kebun Tanah Kerban, yang sempat terpaksa memanfaatkan air parit keruh demi mencukupi kebutuhan sanitasi keluarganya.
Namun, beban tersebut mulai terangkat setelah armada tangki air bersih dari Pertamina rutin mendatangi pemukiman warga setiap dua hari sekali untuk menyuplai air layak pakai ke jerigen dan ember milik penduduk.
Baca Juga: Perayaan Tahun Baru 2026 Selesai, PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Listrik Andal
Ketidakberdayaan warga sebelum bantuan tiba juga digambarkan oleh Putera, warga lainnya, yang secara satir menyebut air parit yang mereka konsumsi menyerupai warna minuman cappuccino karena pekatnya lumpur.
Kehadiran distribusi air dari Pertamina pun disambut dengan rasa syukur yang mendalam karena kini kebutuhan harian masyarakat mulai terjamin kembali.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pemenuhan air bersih memang menjadi fokus utama perusahaan dalam masa tanggap darurat ini.
Tercatat sejak awal Desember 2025 hingga awal Januari 2026, Pertamina telah menyalurkan sebanyak 1,7 juta liter air bersih menggunakan 191 unit mobil tangki yang dikerahkan secara bergilir ke berbagai wilayah di Aceh Tamiang.
Lebih dari sekadar menyalurkan air lewat tangki, Pertamina juga menjalankan program jangka panjang untuk memulihkan kemandirian warga.
Melalui kolaborasi dengan relawan Wanadri dan TNI, perusahaan pelat merah ini telah berhasil mereaktivasi 12 titik sumur warga yang sebelumnya rusak atau tertimbun.
Lokasi pemulihan sumur ini tersebar di beberapa area strategis mulai dari Desa Seumadam, Karang Baru, hingga Kota Kualasimpang.
Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan guna memastikan akses air bersih tidak lagi terputus di masa depan setelah masa transisi bencana berakhir.
Artikel Terkait
Tingkatkan Kenyamanan Pengendara EV Saat Mudik Akhir Tahun, PLN Perkuat Layanan SPKLU di Jalur Trans Sulawesi
PLN dan Komisi XII DPR RI Nyalakan Harapan: 330 Warga Banggai Terima Bantuan Listrik Gratis BPBL 2025
Perokris PLN UP3 Kotamobagu Hadirkan Terang di Momen Natal melalui Light Up The Dream dan Bantuan Pembangunan Rumah Ibadah
Mahfud MD Soroti Skandal Korupsi Pagar Laut hingga Whoosh, Nilai Hukum Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas
Di Balik Tali Gantung Evia Maria : Tersingkap Sang Dosen Predator Seksual di Unima
Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, PLN Tegaskan Dukungan dan Komitmen Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan
Jaga Kebersihan Lingkungan, Babinsa Melonguane dan Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Raya
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
TNI-Polri Bersinergi Amankan Ibadah Syukuran Tahun Baru di Pulau Miangas, Talaud
Perayaan Tahun Baru 2026 Selesai, PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Listrik Andal