Minahasa, Sulutzone.com - Acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Minahasa yang seharusnya digelar bersamaan dengan Paripurna DPRD Minahasa tentang mendengarkan Pidato Perdana Bupati Minahasa periode 2025-2030, Robby Dondokambey, tidak terlaksana.
Mantan Penjabat (Pj) Bupati Minahasa, Noudy Tendean, dilaporkan tidak hadir dalam acara yang digelar 6 Maret 2025 di Kantor DPRD Minahasa.
Dilansir dari satuuntuksemua.id, ketidakhadiran mantan penjabat kabupaten tertua di Sulut ini disebabkan karena tidak mendapatkan undangan resmi, baik secara lisan maupun tertulis dari Pemerintah Kabupaten Minahasa, dalam hal ini Sekretaris Daerah, Lydia Wantania.
Baca Juga: Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang kenakan baju komcab saat ikuti retret di Magelang
"Saya sudah stand by di Manado, sudah sekitar 2 hari saya balik ke Manado dari Jakarta, sampai saat ini belum ada undangan," ujar Noudy Tendean, seperti dikutip dari satuuntuksemua.id.
Ketidakhadiran Pj Bupati ini dinilai bertolak belakang dengan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 12 huruf F, yang menegaskan bahwa penjabat kepala daerah harus hadir dalam serah terima jabatan.
Sekda Minahasa, Lydia Wantania, membantah tuduhan tersebut. Ia mengklaim telah mengundang Noudy Tendean secara lisan. Namun, ia juga menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa memaksa jika ada pejabat yang tidak berkenan hadir.
Baca Juga: Vanda Sarundajang Akan Cetak Sejarah Baru di Tanah Minahasa, Apa itu?
"Kalau ada pejabat yang tidak bisa hadir (meskipun sudah diundang) ya tidak bisa dipaksakan," terang Wantania, dikutip dari satuuntuksemua.id.
Noudy Tendean menegaskan bahwa ia tidak pernah menerima undangan dari pihak mana pun.
"Jangankan telepon, WA saja tidak pernah, apalagi diberi undangan," ujarnya dikutip dari satuuntuksemua.id.
Dari sumber lain, Sertijab Bupati Minahasa telah dilaksanakan di Jakarta beberapa waktu lalu antara Penjabat Bupati Minahasa dan Bupati definitif yang diwakilkan oleh Sekda.
Sertijab tersebut terkesan tidak formal dan hanya sekadar formalitas, tidak seperti kepala daerah lainnya yang dilakukan secara baik di depan para wakil rakyat. Bahkan, bisa dikatakan tidak layak.
Artikel Terkait
Pasar Murah dan Pengawasan Ketat: Strategi Polda Sulut Hadapi Ramadhan
Patroli Rutin Polsek Gemeh Talaud: Hadirkan Kenyamanan di Bulan Ramadhan
Polresta Manado Tingkatkan Mental dan Spiritual Personel Lewat Binrohtal
Polsek Bunaken Selesaikan Permasalahan Warga dengan Pendekatan Problem Solving
Polsek Tuminting Gelar Operasi Sibulan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Akibat Pemabuk Jalanan
Polsek Wori Amankan Proses Pembayaran Kompensasi dan Sagu Hati bagi Masyarakat Tiga Desa oleh Perusahaan
Kasat Binmas Polresta Manado Hadiri Ibadah Syukur Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara 2025-2030
Personel Sat Binmas Sambangi Tukang Parkir, Berikan Himbauan Keamanan dan Kewaspadaan
Buka Puasa Bersama: Personel Polresta Manado dan Jemaah Masjid Aziddin Pererat Silaturahmi
Polresta Manado Pantau Harga Bapok di Pasar Jelang Ramadhan