sulutzonecom -- Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara (BP2W Sulut) Memberikan Pernyataan Terkait Proyek Optimalisasi SPAM IKK di Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (15/01/2024).
Dalam wawancara dengan perwakilan BP2W Sulut Ria yang berposisi sebagai staf menyampaikan ada beberapa kendala dalam proses pelaksanaan proyek Optimalisasi SPAM IKK.
Ria menjelaskan untuk kendala awal, yaitu pemutusan kontrak kerjasama dengan penyedia pertama. Karena penyedia pertama masuk dalam daftar hitam.
"Untuk penyedia pertama, ada keterlambatan administrasi dari bolaang mongondow timur dalam proses sanksi daftar hitam, pada saat proses tersebut BP2W Sulut tidak mengetahui sehinggah melanjutkan kontrak kerja sama. Setelah proyek berjalan baru diketahui bahwa penyedia pertama masuk dalam daftar hitam, maka BP2W Sulut mengambil kebijakan untuk membatalkan kontrak kerjasama karena memang tidak sesuai dengan peraturan dan kami telah meminta pendampingan dari APIP, BPKP serta Kejaksaan" jelasnya.
Ria juga menambahkan, yang menyebabkan proyek ini sempat terhenti karena pihak BP2W Sulut menunggu proses penyelesaian.
"Kami harus Audit dahulu berapa yang harus kami bayar, menunggu hasil audit BPKP baru dilakukan pembayaran. Setelah itu kami menyerahkan ke BP2JK untuk pemenang lelang selanjutnya" tuturnya.
Kendala kedua, pihak penyedia mengalami keterlambatan dalam proses pengiriman barang dari surabaya.
"Ada keterlambatan dalam proses pengiriman pipa besi dari surabaya ke lokasi proyek pada bulan desember" ungkapnya.
Namun Ria menegaskan dalam waktu dekat pengerjaan akan selesai, karena tahapannya tinggal pemasangan pipa besi.
"Untuk saat ini pengerjaan proyek sudah ada pada tahap pengelasan pipa besi" pungkasnya.
Selanjutnya selama proyek ini berjalan BP2W Sulut terus mengacu pada Peraturan Mentri Keuangan.
Artikel Terkait
Kapolda Sulut Kunjungi Polres Sitaro, Tekankan Program Asta Cita Presiden RI
Babinsa Bantu Petani Kopra di Talaud Seorang Babinsa dari Koramil 01/Kabaruan membantu petani kopra di Desa Kabaruan, Talaud.
Misteri Pagar Laut Raksasa Tangerang: Siapa Pemiliknya?
Kepsek SMP Hati Kudus Serafina Terok Sambut Baik Program Makan Bergizi Gratis
Musim Yang Berat Untuk Guardiola, Badai Cedera Man City Hingga Perceraian Dengan Sang Istri
Rudi Suparmono: Dari Kursi Hakim ke Jeruji Besi karena Kasus Suap
Sudah Resmi Turun, Biaya Haji Akan Kembali Diturunkan karena Dukungan Arab Saudi
Pendaftaran Beasiswa LPDP Segera Dibuka, Ini Syarat dan Ketahui Berbagai Keuntungannya
Penyidik Korea Selatan Tangkap Presiden Yoon Suk Yeol Terkait Tuduhan Pemberontakan
Waspada Penipuan! YSK Imbau Masyarakat Sulut Agar Hati-Hati dengan Modus Baru