Pemugaran Pusara "Dotu Sangadi Mangamis" Dimulai, Parapaga-Yeswa Terlibat

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 10:54 WIB
Moktar Parapaga dan Ade Yasewa Hadiri Ritual Pemugaran Pusara Dotu Sangadi (Nelson Sangadi)
Moktar Parapaga dan Ade Yasewa Hadiri Ritual Pemugaran Pusara Dotu Sangadi (Nelson Sangadi)

Talaud, SulutZone.Com - Moktar Arunda Parapaga (MAP) dan Ade Yeswa Sahea (AYS) terlibat dalam peletakan baru pertama pemugaran Pusara Opa (Dotu) Sangadi Mangamis yang terletak di Bukit Batu Rarangnusa di Tanjung Tonggene Desa Lahu Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Hal ini dilakukan setelah adanya Musyawarah Keturunan Dotu (Opa) Sangadi Mangamis, yang menyepakati untuk melakukan pemugaran pusara leluhur mereka.

Musyawarah itu diikuti Moktar Parapaga dan Ade Yeswa yang merupakan generasi ke-17 dari Dotu Porodisa dan Dotu Sangadi Mangamis.

"Hari ini puji Tuhan, masih ada putra dan putri Talaud, termasuk Pak Parapaga dan Sahea yang terpanggil untuk merawat sejarah Porodisa secara khusus melakukan pemungaran pusara Dotu Sangadi Mangamis ini. Dan menurut penuturan sejarah, keduannya termasuk generasi ke-17 dari Opa Sangadi Mangamis dan Opa Porodisa," tutur Ratumbanua Lahu, Semuel Bawawa.

Baca Juga: Hastag Gratis Untuk Rakyat Viral, Paslon Nomor Urut 3 CSSR Tuai Dukungan Masyarakat Tomohon

Proses peletakan batu pertama pemugaran pusara Dotu Sangadi Mangamis diawali dengan ibadah dan dilanjutkan dengan ritual peletakan batu pertama yang dipimpin Ratumbanua lahu Semuel Bawawa.

Kemudian, peletakan batu pertama pada empat penjuru oleh dua petua adat dan tiga orang perwakilan keturunan Dotu Sangadi Mangamis.

MAP dan AYS memegang satu batu penjuru dan menaruhnya secara bersama-sama setelah terlebih dahulu menyampaikan doa secara pribadi.

Dalamacara itu juga dituturkan bahwa perusakan pusara Dotu (Opa) Sangadi Mangamis terjadi sekitar tahun 1800-an oleh okum-oknum untuk mencuri Maruu (piring antik dari maluku) yang tersimpan di dalamnya.

Dalam kegiatan ini dirangkaikan juga dengan ritual adat "Malintu U Anaa U Tampa Banna" (Banna, Malat, Apan, Lahu) terhadap MAP dan AYS sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Talaud oleh Inangu Tampa Banna, Joni Mangole.

(Nelson Sangadi)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X