religi

Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam

Kamis, 26 Februari 2026 | 07:09 WIB
Gus Miftah di Colleseum (Dok. Istimewa)

Momentum buka puasa bersama pekerja 1001 Hotel dan Colosseum ini seolah menandai kembalinya Gus Miftah ke pola dakwah yang dulu membesarkan namanya — mendatangi mereka yang jarang disentuh.

Baca Juga: Yulius Selvanus : K3 Adalah Nilai, Bukan Sekadar Aturan

Soal Ujian dan Kritik

Dalam sesi tanya jawab, Gus Miftah juga menyinggung masa-masa ketika dirinya dihujani kritik.

Ia mengutip hadis bahwa jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan mengujinya.

“Manusia punya kendala, Allah punya kendali,” katanya.

Menurutnya, ujian justru membuatnya lebih banyak membantu orang lain. Ia mengaku, setelah melalui masa sulit, jumlah orang yang bisa ia berangkatkan umrah justru bertambah.

Baca Juga: Tetapkan Langkah Strategis 2026, Gubernur Sulut Fokus Pada Hal Ini

Dakwah Tanpa Batas Tempat

Kehadiran Gus Miftah di klub malam selalu memantik pro-kontra. Ada yang menilai langkah tersebut progresif, ada pula yang menganggapnya kontroversial.

Namun bagi Gus Miftah, dakwah tidak mengenal batas tempat.

“Kalau yang di masjid sudah rajin, lalu siapa yang datang ke tempat-tempat seperti ini?” demikian pesan yang kerap ia sampaikan.

Buka puasa bersama di Colosseum Jakarta kali ini menjadi simbol bahwa ruang hiburan malam pun bisa menjadi ruang refleksi spiritual — setidaknya untuk satu malam.

***

Halaman:

Tags

Terkini

Ditengah Pergumulan : Kekuatan GMIM Hanya Doa

Senin, 22 Juni 2026 | 11:42 WIB