Ahli Psikologi Ungkap Kondisi Kejiwaan Bharada E Usai Tembak Brigadir J, Simak Penjelasannya

photo author
Depanan Simangunsong, Sulut Zone
- Senin, 26 Desember 2022 | 17:10 WIB
Terdakwa penembakan Brigadir J (tangkapan layar Instagram @richard_eliezer9)
Terdakwa penembakan Brigadir J (tangkapan layar Instagram @richard_eliezer9)

SULUTZONE - Ahli psikologi klinis, Liza Marielly Djaprie mengungkapkan soal kejiwaan Bharada E setelah melakukan penembakan terhadap Brigadir J.

Ahli Psikologi Liza Marielly Djaprie menyampaikan kondisi kejiwaan Bharada E saat dihadirkan sebagai saksi meringankan terdakwa Richard Eliezer.

Liza Marielly Djaprie mengatakan, kondisi kejiwaan terdakwa Bharada E tampak cemas dan tidak bisa melakukan kontak mata saat berbicara dengan lawan bicaranya setelah melakukan penembakan terhadap Brigadir J.

Baca Juga: Perkara Brigadir J, Berikut Jadwal Lengkap Persidangan Ferdy Sambo Cs Pekan Depan 27- 29 Desember

“Saya bertemu Richard itu pertama kali pada tanggal 15 Agustus 2022 setelah ada permintaan dari para penasihat hukum. Pada saat pertama kali bertemu itu memang kondisinya masih sangat, menurut pengamatan psikologi klinis yang dilakukan, kondisi masih sangat cemas,” ujar Ahli Psikologi

“Dia banyak sekali mainin tangan, kemudian menjaga tidak ada kontak mata, setelah itu suaranya volumenya pelan sekali,” sambungnya.

Meski begitu, Liza Marielly Djaprie menuturkan Bharada E mampu menjawab pertanyaan dan merunut kronologi peristiwa yang ditanyakan.

“Walaupun pelan, Richard masih mampu untuk mengelaborasi pertanyaan, kemudian menceritakan secara runut apa yang terjadi kepadanya. Itu pertemuan pertama,” imbuh Liza.

Baca Juga: Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Dilaporkan Lantaran Konten 'Polisi Pengabdi Mafia' di YouTube Uya Kuya

Lebih lanjut Liza mengatakan, Richard semakin tenang dan santai kondisinya saat pertemuan berikutnya, terlebih sudah didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Dia kondisi jauh lebih tenang, kemudian lebih bisa kontak mata, lebih santai, lebih bisa Tektokannya tuh lebih enak,” ucap Liza.

Lebih lanjut Liza mengatakan, Richard semakin tenang dan santai kondisinya saat pertemuan berikutnya, terlebih sudah didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Dia kondisi jauh lebih tenang, kemudian lebih bisa kontak mata, lebih santai, lebih bisa Tektokannya tuh lebih enak,” ucap Liza.

Sementara itu, Liza menyebut bahwa Richard sempat mengalami kondisi yang down, sehingga Richard kembali melakukan terapi untuk membuatnya lebih rileks.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Depanan Simangunsong

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X