SULUTZONE - Mohammad Syahril Juru Bicara Kementerian Kesehatan Indonesia, menyebut bahwa varian baru COVID-19 bernama XBB sebagai sub varian dari Omicron, sudah ada di Indonesia.
Sub varian Omicron XBB ini sudah tersebar di 26 negara di seluruh dunia dan memiliki tingkat penularan yang cepat. Bahkan di Singapura, kasus yang ada sekitar 8.000 kasus per hari.
Beliau menyampaikan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran sub varian Omicrn XBB.
Menteri Kesehatan, Beni Gunadi Sadikin juga meminta semua pihak untuk tetap mencuci tangan, memakai masker, mengurangi mobilitas dan menjaga jarak.
Meski tingkat penularan yang cepat, sub varian omicron XBB tidak lebih parah dari varian omicron dan belum dilaporkan kematian akibat sub varian ini. (***)
Artikel Terkait
Pembunuhan Brigadir J, Simanjuntak: Besok 12 Saksi akan Datang atas Permintaan Hakim
23 Obat Sirup Berikut Ini Dinyatakan Aman oleh BPOM
4 Cara Menghadapi Bos Toxic dan Tidak Adil, Langkah Kedua Lebih Elegan
Kasus Obat Sirup! Industri Farmasi Dilarang Gunakan Etilen Glikol dan Dietilen Glikol Sebagai Bahan Baku
Tangan Dingin Saiful Ambarak, Brakot FC Berhasil Mengukir Sejarah Dilaga KNPI Cup
Kamaruddin Simajuntak Sebut Keluarga Brigadir J Menerima Maaf Bharada E ; Jangan Kayak Ferdy Sambo
Penyebab Gagal Ginjal Akut Pada anak, Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kasus Obat Sirup
Polisi Sebut Rekaman CCTV Saat Tragedi Kanjuruhan Tidak Ada Yang Dihapus
AFU08! Sesi Latihan di Akademi Firman Usman
Wisata Bali! Sental Kangin Beach, Pasir Putih di Pesisir Pantai dan Air Laut Jernih Bikin Pengunjung Bahagia