Tutup Tahun 2025 di Lokasi Bencana, Presiden Prabowo Pastikan Jembatan Garoga Pulih dan Sapa Petugas Asal Sulut
sulutzone.com -- Presiden RI Prabowo Subianto memilih cara yang tidak biasa untuk menutup lembaran tahun 2025 dengan terjun langsung ke jantung lokasi bencana di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Di tengah suasana mendung akhir tahun pada Rabu, 31 Desember 2025, Presiden yang mengenakan kemeja safari krem ikoniknya itu memastikan bahwa negara hadir di garis depan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital, terutama Jembatan Sungai Garoga yang menjadi urat nadi penghubung Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.
Kehadiran Prabowo di lokasi yang terdampak berat oleh banjir bandang dan longsor ini merupakan instruksi langsung untuk segera memulai tahap rekonstruksi permanen, agar mobilitas ekonomi warga yang sempat lumpuh total bisa kembali normal dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Ada momen mengharukan sekaligus membanggakan bagi warga Sulawesi Utara, ketika iring-iringan mobil kepresidenan mendadak berhenti di tengah jalur pencarian korban.
Prabowo turun dari kendaraan untuk menyapa langsung personel kepolisian dan tim K-9 yang masih berjuang di medan sulit meski tahun baru tinggal hitungan jam.
Di sana, Presiden sempat berbincang akrab dengan para petugas, beberapa di antaranya ternyata merupakan putra daerah Sulawesi Utara asal Manado dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sambil menepuk pundak mereka, Prabowo memastikan kondisi fisik dan mental para prajurit tersebut tetap kuat dalam menjalankan misi kemanusiaan, sebuah gestur yang membakar semangat para petugas yang telah berminggu-minggu bertugas jauh dari keluarga.
Suasana haru bencana tersebut seketika berubah menjadi keriuhan penuh kegembiraan saat anak-anak dan warga lokal berlarian menyambut kehadiran sosok yang mereka sapa akrab dengan sebutan "Pak Gemoy".
Meskipun berada di lokasi yang hancur, antusiasme warga tak terbendung; mereka bersorak dan berebut untuk bersalaman di atas jembatan bailey darurat yang sedang dikerjakan.
Didampingi jajaran menteri dan kepala daerah termasuk Gubernur Sumut Bobby Nasution, Prabowo menunjukkan sisi kebapakannya dengan melayani permintaan swafoto seorang anak perempuan yang melompat kegirangan setelah berpose dua jari bersama orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Bagi masyarakat Tapanuli Selatan, kehadiran Presiden di malam pergantian tahun bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan simbol harapan baru bahwa di tahun 2026, mereka akan bangkit lebih kuat dari puing-puing bencana.