sulutzone.com - Linimasa media sosial tengah ramai menyoroti kasus dugaan pelecehan yang melibatkan 16 mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Skandal ini mencuat setelah pihak kampus melakukan sidang internal buntut adanya dugaan isi grup chat dengan narasi pelecehan oleh para terduga pelaku di media sosial.
Dalam unggahan Instagram @pandemictalks, dilaporkan sorotan publik kini tertuju pada penuturan kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk.
"(Kuasa hukum korban) telah memeriksa isi percakapan dalam grup tersebut, yang disebutkan sangat melecehkan dan menghina martabat para korban," tulis postingan tersebut.
Lantas, bagaimana poin-poin penting yang disampaikan pihak kuasa hukum korban skandal pelecehan oleh 16 terduga mahasiswa FH UI tersebut? Berikut ini ulasannya.
Korban Sudah Ingin Lapor Sejak Lebaran 2026
Dalam penuturannya, Timotius angkat bicara ihwal para korban pelecehan seksual oleh terduga mahasiswa FH UI itu sudah ingin melaporkan pelaku sejak sebelum Lebaran 2026.
Timotius menyebut, rencana itu tersebut dilakukan karena korban merasa tidak mampu lagi menerima segala bentuk pelecehan seksual yang diduga dilakukan pelaku.
"Saya sendiri baru memegang kasus ini dari mulai Lebaran tahun ini di mana beberapa korban yang sudah tidak kuat mencoba untuk mencari bantuan dan yang semua harus tahu," kata Timotius dalam konferensi pers di Kampus UI, Depok, pada Selasa, 14 April 2026.
Terduga Pelaku Disebut Punya Jabatan di Kampus
Sebagai informasi, total ada 16 pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal melalui grup chat yang dibuat.
Perihal itu, Timotius lantas mengakui upaya hukum yang dilakukan oleh para korban tidaklah mudah karena terduga pelaku begitu banyak.
Kuasa hukum korban itu menyebut salah satunya, pelaku yang berstatus sebagai petinggi organisasi kemahasiswaan di FH UI.
"ini tidak mudah untuk korban karena pelaku ada 16 orang dan mereka semua memiliki jabatan di kampus," sebutnya.
Artikel Terkait
Negara Hadir untuk Dea: Bupati Sitaro Serahkan Bantuan Pendidikan Rp100 Juta dari Menteri Maruarar Sirait
Menteri PKP Maruarar Sirait Gebrak Sulut: Program 3 Juta Rumah Fokus pada MBR dan ASN Muda
Raih Predikat Platinum di Nusantara CSR Awards 2026, Bukti Nyata PLN Suluttenggo Memimpin Dalam Transisi Energi
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Sulut Aman Pasca-Kecelakaan Mobil Tangki di Munte
Kehilangan Kendali di Tanjakan Munte, Truk Tangki BBM Terguling dan Tumpahkan 16.000 Liter Solar
Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern, Pemprov Sulut Percepat Pembangunan Fasilitas PSEL Manado Raya
Viral Chat Diduga Grup Ortu Mahasiswa FH UI: Bela Anak dari Kasus Pelecehan hingga Mohon Tak Di-DO
Survei Poltracking: Tingkat Kepercayaan Publik kepada Prabowo Capai 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Sulut, Gubernur Yulius Gandeng PT Antam
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership