Kehilangan Kendali di Tanjakan Munte, Truk Tangki BBM Terguling dan Tumpahkan 16.000 Liter Solar

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Rabu, 15 April 2026 | 00:10 WIB

MINAHASA SELATAN – Sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM) milik PT Elnusa Petrofin mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Munte, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, pada Selasa (14/4/2026) siang. Insiden ini mengakibatkan tumpahnya 16.000 liter muatan solar ke badan jalan.

Kasat Lantas Polres Minahasa, Iptu Angelina Yusuf, menjelaskan bahwa truk yang melaju dari arah Manado menuju Amurang tersebut diduga mengalami hilang kendali saat melintasi tanjakan. Truk yang dikendarai oleh Fandri Sekeon dengan satu penumpang bernama Bobby Muasa tersebut sempat menabrak pohon di pinggir jalan sebelum akhirnya terguling ke arah kanan.

"Sopir kehilangan kendali, kemudian membanting setir ke kanan hingga kendaraan terguling. Bagian kepala truk mengalami kerusakan parah," ujar Iptu Angelina.

Kedua awak mobil tangki (AMT) tersebut dilaporkan selamat namun harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Akibat tumpahan solar yang meluas, arus lalu lintas sempat terhambat karena pengendara khawatir melintas di area yang licin dan rawan tersebut.

Baca Juga: Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Sulut Aman Pasca-Kecelakaan Mobil Tangki di Munte

Manager Corporate Communication & Relation PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, membenarkan insiden tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan. Ia menyayangkan hilangnya 16.000 liter muatan solar dalam kejadian ini, namun memastikan keselamatan awak adalah prioritas utama.

"Kami memohon maaf atas peristiwa ini. Fokus kami saat ini adalah penanganan di lapangan dan memastikan kesehatan awak kami pulih sepenuhnya," kata Bagus.

Meski kehilangan satu armada pengangkut, PT Elnusa Petrofin bersama Pertamina Patra Niaga menjamin bahwa distribusi energi untuk masyarakat, khususnya di wilayah Minahasa Selatan dan sekitarnya, tidak akan terganggu.

Pihak perusahaan menyatakan akan bersikap kooperatif dan terus berkoordinasi dengan kepolisian serta instansi terkait untuk menginvestigasi penyebab pasti kecelakaan. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berada di lokasi untuk menangani sisa tumpahan solar. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati tempat kejadian perkara (TKP) demi keamanan dan kelancaran proses evakuasi.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X