Artinya, menu MBG yang diberikan tetap berupa makanan jadi siap makan. Adapun, sekolah non-muslim juga menjalankan MBG seperti biasa.
"Balita kan enggak puasa, jadi seperti biasa," ucap Zulhas.
Selain itu, terdapat pula skema khusus yang dijalankan untuk MBG di kalangan pesantren.
Nantinya, MBG diberikan di jam sore atau menjelang waktu berbuka puasa.
"(MBG) bulan puasa tetap, pondok pesantren ganti waktu jadi sore, sekolah yang non-muslim seperti biasa, Ibu hamil dan balita seperti biasa," terang Zulhas.
"Sekolah umum yang muslim diganti makanannya kering," sambungnya.
Kepala BGN: Demi Cegah Stunting
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BGN, Dadan Hindayana menyebutkan MBG bertujuan untuk pencegahan stunting di Tanah Air.
Hal tersebut, sehingga selain siswa di sekolah-sekolah, program itu juga menyasar para ibu hamil, menyusui dan balita, selama Ramadan 2026.
Dengan langkah itu, diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk menekan serendah mungkin angka stunting nasional.
"Di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita," tutur Dadan.
"(Hal itu) karena golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang," tandasnya.*
Artikel Terkait
Donald Trump Disebut dalam Epstein Files, Ini Fakta, Klarifikasi, dan Sikap Resminya
Tokoh Pemuda Langowan Apresiasi Damkar Standby, Reagan Rombot: Ini Langkah Nyata Lindungi Warga
Tekan Angka Pelanggaran Lalin di 2026, Polres Minahasa Gelar Pasukan
Kodim 1302/Minahasa Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Minahasa
Wujudkan Kamseltibcarlantas, Wakapolres Talaud Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Samrat-2026
Satgas Pamputer Kabaruan Talaud Terjang Ombak, Cari Nelayan Hilang di Perbatasan RI-Filipina
Polsek Kabaruan Gelar Patroli Mobile, Wujudkan Rasa Aman di Talaud
HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Upacara Adat Tulude 2026 Berjalan Lancar, PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik
Warga Damau Bowone Hilang Saat Melaut, Satgas Pamputer Posad Kabaruan Kerahkan Tim Pencarian
BPJN Sulut Sikapi Hati-hati Rencana Tukar Guling Jalan Nasional dengan PT TTN dan PT MSM