Rumor Reshuffle Kabinet Merah Putih Memanas Februari 2026: 10 Nama Masuk ‘Rapor Merah’, Bahlil Tertinggi

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Kamis, 29 Januari 2026 | 08:43 WIB
Para Menteri Kabinet Prabowo-Gibran SIap Siap Diganti? (Dok. Istimewa)
Para Menteri Kabinet Prabowo-Gibran SIap Siap Diganti? (Dok. Istimewa)

JAKARTA, SULUTZONE.COM – Isu perombakan besar-besaran atau reshuffle pada Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto semakin berembus kencang. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa evaluasi performa satu tahun pemerintahan akan berujung pada pergantian sejumlah menteri pada Februari 2026 mendatang.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menyatakan bahwa langkah ini merupakan sebuah keniscayaan politik. Menurutnya, masyarakat saat ini sangat menantikan jajaran pembantu presiden yang bekerja secara nyata dan bukan sekadar representasi kepentingan partai.

“Publik merindukan menteri yang kinerjanya terasa, bukan yang hanya mengisi pos politik. Jika benar ada reshuffle, ini adalah momentum bagi Prabowo untuk membuktikan komitmennya,” ujar Jamiluddin (27/1/2026).

Baca Juga: Bahlil Lahadalia: Pemulihan 93% Listrik Aceh Bukti Kolaborasi Kuat PLN Bersama Lintas Sektoral

10 Pejabat Terancam Terdepak

Spekulasi ini diperkuat oleh rilis evaluasi dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Melalui metode expert judgment, CELIOS merilis daftar menteri dan kepala badan yang dianggap memiliki kinerja di bawah ekspektasi publik.

Dalam daftar tersebut, terdapat 10 nama yang dinilai paling rentan terkena evaluasi karena memiliki skor minus atau performa yang disorot tajam. Berikut adalah daftar 'Rapor Merah' tersebut:

No Nama Pejabat Jabatan Catatan/Skor Minus (CELIOS)
1 Bahlil Lahadalia Menteri ESDM -151 (Skor Minus Tertinggi)
2 Zulkifli Hasan Menko Bidang Pangan Kinerja Disorot
3 Natalius Pigai Menteri HAM Kinerja Disorot
4 Fadli Zon Menteri Kebudayaan Kinerja Disorot
5 Budiman Sudjatmiko Kepala BP Pangkem Kinerja Disorot
6 Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional -81
7 Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan Kinerja Disorot
8 Widiyanti Putri W. Menteri Pariwisata Kinerja Disorot
9 Yandri Susanto Menteri Desa & PDT Kinerja Disorot
10 Nusron Wahid Menteri ATR/BPN Kinerja Disorot

 Baca Juga: Jadi Salah Satu Menteri dengan Kinerja Baik Versi ARCI, FORMID Nilai Kepemimpinan Bahlil Sangat Baik

Ujian Keberanian Presiden Prabowo

Jamiluddin menegaskan, tantangan terbesar Prabowo dalam reshuffle kali ini adalah keberanian untuk menyentuh figur-figur sentral dari koalisi besar. Nama-nama seperti Bahlil Lahadalia (Ketum Golkar) dan Zulkifli Hasan (Ketum PAN) menjadi ujian apakah integritas dan kompetensi benar-benar diletakkan di atas kepentingan politik.

“Prabowo idealnya tidak takut me-reshuffle menteri yang juga ketua umum partai besar jika memang performanya rendah. Begitu pula dengan menteri dari internal Gerindra sendiri agar kabinet ini benar-benar pro-rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: Bahlil: 2026 Beli Gas LPG 3 Kg Pakai NIK

Mengapa Februari 2026?

Para analis melihat bulan Februari sebagai waktu strategis karena beberapa alasan:

  • Evaluasi Satu Tahun: Ritme dan kapabilitas menteri sudah teruji dalam siklus satu tahun anggaran.

  • Percepatan Target: Presiden memerlukan tim yang lebih solid untuk mengejar target swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi.

  • Trust Publik: Pergantian wajah-wajah bermasalah dianggap mampu mendongkrak kembali kepercayaan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X