Operasi Pencarian Diperpanjang! Pendaki Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan Masih Hilang di Gunung Slamet

photo author
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:05 WIB
Gunung Slamet (Dok. Istimewa)
Gunung Slamet (Dok. Istimewa)

SULUTZONE.COM – Upaya pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet, memasuki babak baru. Meski sempat direncanakan berhenti, operasi penyelamatan kini resmi diperpanjang untuk menemukan keberadaan survivor yang hilang sejak akhir Desember 2025 lalu.

Basarnas bersama tim gabungan terus berpacu dengan waktu dan cuaca ekstrem demi menemukan titik terang keberadaan remaja tersebut.

Pencarian Diperpanjang 2 Hari

Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP), operasi SAR seharusnya dihentikan pada hari ke-7, yakni Senin, 5 Januari 2026. Namun, karena dedikasi tim dan harapan keluarga, pencarian diputuskan untuk ditambah selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu (6-7 Januari 2026).

"Pencarian ananda Syafiq diperpanjang 2 hari, mohon bantuan tenaga dan doanya," tulis akun @gembelpendaki yang mengoordinasikan bantuan relawan di Basecamp Dipajaya.

70 Personel dan Perluasan Area Sisir

Untuk memaksimalkan pencarian di medan berat Gunung Slamet, Basarnas telah mengerahkan kekuatan penuh:

  • Personel: Sekitar 70 orang yang terdiri dari anggota Basarnas dan relawan berkompetensi tinggi.

  • Pembagian Tim: Personel dibagi menjadi 4 tim (SRU) untuk menyisir titik-titik krusial.

  • Strategi: Perluasan area penyisiran dilakukan di sekitar jalur pendakian hingga ke zona-zona yang dicurigai menjadi lokasi survivor tersesat.

Perjuangan Sang Ayah di Jalur Pendakian

Momen haru sempat mewarnai proses pencarian ketika ayah survivor, Dhani Rusman, memutuskan terjun langsung ke lapangan pada Sabtu, 2 Januari 2026. Didampingi relawan, ia mencoba naik hingga Pos 9. Namun, kendala fisik dan kondisi lapangan yang berat memaksa Dhani untuk kembali ke basecamp dan menyerahkan teknis pencarian kepada tim ahli.

Baca Juga: Sejarah Baru! LISA BLACKPINK Jadi Idol K-Pop Pertama yang Jadi Presenter di Golden Globes 2026

Dukungan Pemkot Magelang dan Penggalangan Dana

Syafiq merupakan putra dari salah satu staf di Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang. Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan pihaknya terus memberikan pendampingan psikologis dan materiil kepada keluarga.

"Kami dari Pemkot Magelang terus membersamai keluarga dan memantau perkembangan. Kami juga melakukan penggalangan dana yang akan digunakan untuk logistik serta dukungan pencarian lanjutan," ujar Damar pada Selasa (6/1/2026).

Kronologi Kejadian: Niat 'Tektok' Berujung Musibah

Peristiwa ini bermula pada 27 Desember 2025. Syafiq mendaki Gunung Slamet via jalur Dipajaya bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran. Keduanya berencana melakukan pendakian tektok (naik-turun tanpa menginap).

Namun, saat berada di ketinggian, Himawan mengalami sakit. Syafiq kemudian memutuskan untuk turun lebih dulu demi mencari bantuan. Nahas, sejak saat itu Syafiq hilang kontak. Sementara itu, Himawan berhasil ditemukan oleh tim SAR di Pos 9 pada Selasa, 30 Desember 2025 dalam kondisi selamat.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya keras menyisir lereng gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut. Masyarakat luas diminta doa agar Syafiq dapat segera ditemukan dalam kondisi terbaik.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X