Mantan Kapolres Ngada Tersangka Kasus Pencabulan, Pornografi Dan Narkoba "Diparkir" Di Yanma Polri

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Minggu, 16 Maret 2025 | 19:51 WIB
Eks Kapolres Ngada
Eks Kapolres Ngada

Sulutzonecom -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Polri pada Maret 2025, dengan menyoroti dua Kapolres yang ditarik ke Yanma Polri untuk pembinaan lebih lanjut. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dugaan pelanggaran serius yang dilakukan oleh kedua perwira menengah tersebut.

AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak, mantan Kapolres Banggai Kepulauan, ditarik ke Yanma Polri setelah dilaporkan atas dugaan pemerasan dan pungutan liar terhadap seorang pengusaha ekspor ikan. Posisi Jimmy digantikan oleh AKBP Ronaldus Karurukan.

Sementara itu, AKBP Fajar Widyadharma Lukman, mantan Kapolres Ngada, terjerat kasus dugaan pencabulan, pornografi, dan penyalahgunaan narkoba. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Bareskrim Polri. Kasus ini juga menarik perhatian Kepolisian Federal Australia (AFP), yang berkoordinasi dengan Polri.

Penarikan kedua Kapolres ke Yanma Polri memicu sorotan terhadap peran lembaga tersebut. Yanma Polri, yang secara resmi bertugas menyelenggarakan fungsi pembinaan dan pelayanan umum, sering kali dikaitkan sebagai tempat "parkir" bagi polisi bermasalah.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X