INTERNASIONAL, SULUT ZONE -- Militer Israel merespons dengan sikap santai terhadap keputusan Amerika Serikat (AS), sekutu mereka, yang menangguhkan pengiriman bom di tengah kekhawatiran rencana invasi darat besar-besaran oleh Tel Aviv ke Rafah, Jalur Gaza bagian selatan.
Juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, menyatakan bahwa segala perselisihan diselesaikan dengan cara yang tertutup antara kedua negara.
Dalam laporan yang dikutip dari media lokal, The Times of Israel, Hagari menegaskan bahwa koordinasi antara Israel dan AS telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, menandai kerja sama yang kuat dalam sejarah Israel.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan oleh surat kabar Yedioth Ahronoth di Tel Aviv.
Menanggapi isu penangguhan pengiriman pasokan bom berat oleh AS, Hagari memberikan jawaban yang diplomatis, menekankan tanggung jawab keamanan Israel dan perhatian terhadap kepentingan AS dalam konteks regional.
Hagari juga memuji tingkat kerja sama yang tinggi antara markas besar Angkatan Bersenjata Israel (IDF) dan Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) selama periode perang.
Baca Juga: Banjir dan Tanah Longsor Melanda Brasil Selatan, Korban Tewas Mencapai 56 Orang
Menurutnya, dukungan operasional yang saling terjalin dengan baik menjadi hal yang lebih penting daripada bantuan keamanan dalam konteks kerja sama militer antara kedua negara.
Sikap santai yang ditunjukkan oleh militer Israel menggambarkan kematangan dalam menanggapi situasi yang kompleks dan sensitif.
Respons diplomatik dari Hagari menunjukkan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara Israel dan AS, terutama dalam konteks keamanan regional.
Dalam situasi yang penuh tekanan dan spekulasi tentang rencana invasi, sikap tenang militer Israel memberikan sinyal positif bahwa negara tersebut berkomitmen untuk menyelesaikan konflik dengan pendekatan yang bijaksana dan diplomatis.
Kerja sama yang erat antara Israel dan AS dalam bidang keamanan dan militer menjadi landasan penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut.