Talaud, sulutzone.com – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud di bawah kepemimpinan Bupati Welly Titah dan Wakil Bupati Anisa Gretsya Bambungan dalam mengatasi krisis listrik di wilayah perbatasan mulai membuahkan hasil nyata. Satu unit mesin diesel dengan kapasitas daya terpasang 1 x 800 KW kini dilaporkan tengah dalam perjalanan menuju Kabupaten Talaud untuk memperkuat pasokan listrik di Bumi Porodisa.
Langkah strategis ini dilakukan melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero) serta anak perusahaannya, PT PLN Nusa Daya, yang bertanggung jawab mengelola pembangkitan di wilayah Sulutenggo. Pengiriman mesin pembangkit tersebut dilakukan menggunakan kapal penyeberangan KMP Labuan Haji yang telah bertolak dari Pelabuhan Samudera Bitung pada Selasa (17/03/2026) pagi sekitar pukul 04.00 WITA.
Kepala PLN Melonguane Talaud, Adithya Pranata, memberikan konfirmasi resmi mengenai pengiriman tersebut. "Hari ini, Selasa 17/03/2026 PT PLN (Persero) bersama anak perusahaannya PT PLN Nusa Daya yg mengelola pembangkitan khususnya di wilayah Sulutenggo, Telah mengirimkan 1 Unit mesin pembangkit dengan daya terpasang 800KW yang di angkut oleh KMP Labuan haji," ungkap Adithya.
Ia menambahkan bahwa kapal tersebut diperkirakan akan segera bersandar di tujuan dalam waktu dekat. "Kapal bertolak dari pelabuhan bitung pada hari selasa pukul 04.00 dini hari dan diperkirakan akan tiba di pelabuhan melonguane hari rabu pukul 10.00 wita. Penambahan Mesin pembangkit ini bertujuan untuk menambah cadangan daya sistem kelistrikan di pulau Karakelang kab.Kep Talaud," jelasnya lebih lanjut.
Setibanya di lokasi pada Rabu (18/03/2026) besok, mesin diesel 800 KW ini direncanakan akan segera dioperasikan untuk memperkuat sistem kelistrikan, khususnya di PLTD Tarun guna melayani kebutuhan listrik masyarakat di Pulau Karakelang. Kehadiran unit pembangkit baru ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan kelistrikan yang selama ini dianggap sebagai persoalan krusial di wilayah tapal batas Utara Indonesia.
Penambahan mesin ini diharapkan mampu meningkatkan cadangan daya pada sistem kelistrikan di Pulau Karakelang secara signifikan. Dengan adanya penguatan armada pembangkit ini, layanan kelistrikan kepada masyarakat Talaud diharapkan menjadi jauh lebih stabil dan andal untuk mendukung aktivitas harian maupun roda ekonomi daerah.
Artikel Terkait
Babinsa Koramil 1312-04/Rainis, Koptu Eman Manein Bersama Warga Jemaat Kumpulkan Material Pasir Untuk Gereja
Jam Komandan, Dandim 1312/Talaud. Letkol Arh.Yanuar Yudistira Tekankan Disiplin Dan Tanggung Jawab Prajurit
Pemkab Minahasa launching Tahapan Pemilihan Hukum Tua serentak 2026
Atasi Macet di Winangun Atas, BPJN Sulut Mulai Tambal Lubang di Gapura Perbatasan Minahasa
Kadisnaker Manado Resmi Dipolisikan Terkait Dugaan Penghasutan Mogok Kerja ASN
Bergerak Cepat! Pemkot Manado Periksa Kadisnaker Fadly Kasim Buntut Seruan Mogok Kerja ASN
Yulius Selvanus Bentuk FKDM Sulut 2026: Kalian Adalah Mata dan Telinga Gubernur
ICCN Buka Kolaborasi untuk Pengembangan "Intellectual Property"
Dituding Main Game saat Rapat, Kepala BGN Jambi Sebut Sedang Buka Aplikasi Internal Terkait Pekerjaan
SPPG Batu Bara Air Putih Indrasakti Sumut Tak Antarkan Makanan MBG ke Sekolah, Wali Murid Menunggu Sejak Pagi: Ditelepon Katanya Udah di Jalan