Air Berhenti Mengalir, Warga Pineleng Satu Menjerit: Minta Bupati Minahasa Turun Tangan

photo author
REDAKSI, Sulut Zone
- Kamis, 11 September 2025 | 10:47 WIB
Jaringan Pipa di Mata Air Lahendong, Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng, Minahasa yang Dipotong Oknum Tak Bertanggung Jawab (Istimewa/Facebook)
Jaringan Pipa di Mata Air Lahendong, Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng, Minahasa yang Dipotong Oknum Tak Bertanggung Jawab (Istimewa/Facebook)

Pineleng, MinahasaWarga di sejumlah desa di Kecamatan Pineleng, Minahasa, mengeluhkan pasokan air bersih yang tiba-tiba berhenti mengalir.

Kondisi ini sudah berlangsung hampir sebulan dan membuat warga terpaksa harus membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari.

Sumber air yang berasal dari mata air Lahendong di Pineleng Dua tiba-tiba terputus, bukan karena kekeringan, melainkan akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab yang memotong pipa jaringan air. Desa yang paling terdampak adalah Pineleng Satu, Pineleng Dua, dan Pineleng Dua Indah.

Salah satu warga Pineleng Satu, mengungkapkan kekesalannya. "Sudah hampir sebulan, kami terpaksa harus membeli air galon untuk keperluan masak dan lain-lain," ujarnya.

Menurutnya, kondisi yang lebih sulit adalah untuk keperluan MCK (mandi, cuci, kakus). "Urusan ke belakang itu yang lebih parah, membuat saya terpaksa menimba air dari sumber mata air terdekat," tambahnya. Keluhan ini juga dibenarkan oleh beberapa warga lainnya.

Menanggapi masalah ini, Ia meminta Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, untuk segera turun tangan. "Air merupakan kebutuhan primer kita. Jadi kami memohon jangan ada pembiaran dari pemerintah," tegasnya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan pasokan air bersih kembali normal secepatnya.

MarchoSky/Dede

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X