Figurezone : Sosok Paus Fransiskus dan Kesederhanaannya

photo author
Tim Redaksi, Sulut Zone
- Minggu, 8 September 2024 | 09:06 WIB
Sosok Paus Fransiskus (Istimewa)
Sosok Paus Fransiskus (Istimewa)

Figure, Sulut Zone -- Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia sungguh menyita perhatian publik yang beberapa minggu ini hanya disajikan drama politik terkait pencalonan kepala daerah.

Perhatian warganet bukan hanya terkait kehadrian petinggi Umat Katolik dan Vatikan tersebut, namum kesederhanaan yang dipertunjukan bagi umat dan bangsa Indonesia.

Misi kebersamaan dan keberagaman yang dibawah Paus Fransiskus ketika menginjakan kaki di bumi Nusantara ini, disempurnakan dengan gaya Paus yang jahu dari kesan mewah.

Mari kita mengenal lebih sosok Jorge Mario Bergoglio atau Paus Fransiskus, paus pertama Amerika yang berasal dari Argentina.

Baca Juga: Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia Menampar Warga yang Suka Flexing Kemewahan

Hidup untuk Belajar

Paus Fransiskus lahir di Buenos Aires pada 17 Desember 1936, seorang putra dari orang tua yang merupakan imigran Italia.

Ayahnya yang bernama Mario adalah seorang akuntan yang bekerja di perusahaan kereta api, sementara sang ibu bernama Regina Sivori adalah seorang istri yang berdedikasi untuk membesarkan lima anaknya.

Paus Fransiskus menyelesaikan studi humaniora di Chili dan kembali ke Argentina, untuk lulus dengan gelar filsafat dari Colegio de San José di San Miguel, pada tahun 1963.

Selain itu, Paus Fransiskus juga sempat belajar teologi dan memperoleh gelar dari Colegio San José pada tahun 1970.

Paus yang juga dikenal dengan nama Pope Francis ini melanjutkan pendidikannya antara tahun 1970 dan 1971 di Universitas Alcalá de Henares, Spanyol. Dua tahun berlalu, Paus Fransiskus akhirnya mengucapkan kaul kekal atau perjanjian selamanya, bersama para Yesuit pada tahun 1973.

Paus Fransiskus menjadi magister novis di Villa Barilari, Argentina. Selanjutnya, diangkat menjadi Provinsial Jesuit, jabatan yang dipegangnya selama enam tahun. Untuk menyelesaikan tesis doktoralnya, Paus Fransiskus berangkat ke Jerman pada tahun 1986.

Selanjutnya, Paus Fransiskus menuju ke Gereja Jesuit, sebagai pembimbing rohani dan bapa pengakuan di Kota Córdoba. Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai Uskup Tituler Auca dan Uskup Pembantu Buenos Aires sejak tahun 1992.

Baca Juga: Misa Dipimpin Paus Besok Lokasi GBK, Kemenag Imbau Televisi Siarkan Azan Magrib dalam Bentuk ‘Running Text’

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ketua Bemnus Tolak Pilkada Dipilih DPRD

Senin, 26 Januari 2026 | 11:58 WIB
X