MANADO, SULUTZONE.COM – Bank Mandiri semakin memperkokoh posisinya sebagai raja perbankan digital di Indonesia. Melalui aplikasi andalannya, Livin’ by Mandiri, bank berkode emiten BMRI ini mencatatkan lonjakan transaksi yang fantastis, di mana 99,2% transaksi ritel non-tunai nasabah kini dilakukan secara digital.
Hingga akhir November 2025, pengguna Livin’ tercatat telah menembus angka 36,5 juta orang, tumbuh pesat 27,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Inovasi QRIS Tap: Bayar Tinggal Tempel
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengungkapkan bahwa salah satu kunci pertumbuhan ini adalah keberanian Bank Mandiri dalam menghadirkan fitur-fitur mutakhir yang mempermudah nasabah. Salah satu yang paling diminati adalah QRIS Tap.
Berbeda dengan sistem lama yang mengharuskan nasabah membuka kamera dan melakukan scan manual, fitur QRIS Tap memungkinkan pengguna ponsel Android dengan fitur NFC untuk melakukan pembayaran cukup dengan menempelkan ponsel ke mesin EDC atau gerbang transportasi publik.
"Kami menghadirkan Livin’ by Mandiri sebagai solusi digital yang menyederhanakan proses transaksi agar berjalan lebih efisien dan efektif," ujar Riduan dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Zulkifli Zaini Kembali ke Bank Mandiri: Langkah Strategis Perkuat Pengawasan di Tahun 2026
Solusi Transaksi Global dan Investasi Mudah
Tak hanya di dalam negeri, Livin’ by Mandiri kini semakin memanjakan nasabah yang sering bepergian ke luar negeri atau melakukan transaksi lintas negara. Beberapa fitur unggulan yang menjadi primadona antara lain:
-
QR Cross Border Jepang: Memungkinkan nasabah melakukan scan QR di Jepang semudah di Indonesia.
-
Tabungan Multi Currency: Nasabah kini bisa memiliki satu rekening dengan berbagai mata uang asing, termasuk mata uang terbaru Korean Won (KRW) yang bisa dikoneksikan ke kartu Mandiri Debit Visa untuk transaksi tanpa biaya konversi di Korea Selatan.
-
Investasi SBN Sekunder: Sejak diluncurkan September 2025, fitur ini memudahkan nasabah berinvestasi Surat Berharga Negara mulai dari Rp1 juta saja, kapan saja dan di mana saja melalui ponsel.
Volume Transaksi Tembus Rp14.195 Triliun
Pertumbuhan jumlah pengguna ini pun berbanding lurus dengan nilai transaksi. Hingga November 2025, Livin’ telah melayani 11,36 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp14.195 triliun.
Capaian ini mempertegas komitmen Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan nasional dan mempercepat ekonomi berbasis digital.
Bagi masyarakat di Sulawesi Utara, kemudahan akses investasi dan transaksi luar negeri ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi lokal yang semakin terintegrasi dengan pasar global. (Red)
Artikel Terkait
Wujudkan Kota Bersih, Pemkab Talaud Ajak Warga Tanamkan Budaya Malu Buang Sampah Sembarangan
Mengintip Isi Garasi dan Aset Properti Kadis ESDM Sulut Fransiscus Maindoka, Total Kekayaan Tembus Rp1,17 Miliar
Dugaan Penganiayaan Guru oleh Oknum TNI AL di Talaud: Massa Demo Tuntut Danlanal Melonguane Dicopot!
Rekening BRI Dosen Unsrat Ludes Rp49 Juta, Pelaku Mengaku DJP Tanjung Batu! Pihak Bank Tidak Tanggung Jawab
Kabar Duka! Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia, Ditemukan Tak Bernyawa di Apartemennya
TNI Hadir di Tengah Rakyat: Babinsa Melonguane Bahu-Membahu Bangun Bangsal Adat di Desa Tule Talaud
Cuaca Ekstrem Mengintai, Babinsa Nanusa Turun Tangan Ingatkan Nelayan Dampulis Talaud Tetap Waspada
Koleksi 8 Kendaraan dan Properti Miliaran, Intip Harta Kekayaan Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Tienneke Adam, Capai 7 Miliar Lebih
Dana Transfer Dipangkas Rp200 Miliar, Andrei Angouw Pastikan Proyek Infrastruktur Manado Tetap 'Gaspol' di 2026
Ini Cara Mudah Pindah dari BPJS Mandiri ke PBI yang Ditanggung Pemerintah