Diskusi Publik INDEF : “Menakar Potensi Danantara sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia”

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Senin, 1 Desember 2025 | 01:40 WIB
Diskusi Publik INDEF (Istimewa)
Diskusi Publik INDEF (Istimewa)

Padahal, kontribusi usaha dan pembiayaan syariah Indonesia telah mencapai 46,72 persen terhadap PDB pada 2024.

Sementara itu, konsumsi halal global tumbuh hingga US$1,4 triliun. Handi menilai
Danantara dapat menjadi “pemain kunci” dalam mengubah Indonesia dari konsumen besar
menjadi produsen utama halal dunia.

Ia menyampaikan, “Ekosistem halal kita besar, tapi belum terhubung oleh pembiayaan jangka panjang. Jika Danantara masuk dengan mandat jelas, ia dapat menciptakan lompatan kapasitas produksi nasional.”

Baca Juga: PLN Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Ajak Warga Jaga Jarak Aman dari Jaringan Listrik dan Antisipasi Potensi Bahaya Listrik

Ia menambahkan bahwa pembiayaan Danantara dapat diarahkan ke kawasan industri halal, industri pangan, logistik halal, dan harmonisasi standar halal internasional. “Jika kita tidak memperkuat sisi produksi, kita akan tetap menjadi pasar, bukan pemain global,” ujarnya.

Dari rangkaian diskusi, para narasumber menyimpulkan bahwa Danantara memiliki potensi
besar untuk menyatukan agenda ekonomi syariah, reindustrialisasi, dan transformasi energi.

Namun, seluruh potensi itu tidak akan terealisasi tanpa tata kelola yang kuat, mandat
pembangunan yang jelas, dan prioritas alokasi yang berpihak pada sektor produktif.

Diskusi
juga menegaskan bahwa integrasi lintas lembaga antara Kemenkeu, BUMN, BI, OJK, dan
KNEKS menjadi syarat utama agar ekosistem ekonomi syariah tidak lagi terfragmentasi.

Dengan desain kebijakan yang tepat, Danantara dapat menjadi tulang punggung pembiayaan
jangka panjang dan mendorong Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dan industri halal
global, sekaligus memperkuat struktur ekonomi nasional melalui reindustrialisasi dan inovasi
berkelanjutan.

***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X