SULUTZONE - Personil Kodim 1303/Bolaang Mongondow mengamankan mortir aktif di dua tempat berbeda, yakni di Desa Moyongkota Kecamatan Modayag Barat dan di Jalan trans AKD Dumoga - Manado. Jumat, 21 Oktober 2022
Granat Mortir 60 mm itu diduga merupakan peninggalan Permesta yang tidak meledak sehingga ditemukan masih dalam keadaan aktif.
Yadi Potabuga (28) saksi mata dan salah seorang warga yang pertama kali menemukan mortir itu, mengatakan, tidak menyangka kalau benda yang membentur cangkulnya tersebut adalah mortir.
Baca Juga: Teddy Minahasa Ajukan Praperadilan? Begini Jawaban Pengacara Henry Yosodiningrat
Namun setelah menggali dengan tangan barulah yakin bahwa benda yang membentur cangkulnya bukan batu namun besi.
“Setelah dibersihkan baru terlihat seperti bom di film-film. Saya cukup terkejut dan segera melaporkan temuan tersebut ke aparat Desa dan Babinsa setempat. Dan tidak lama kemudian beberapa orang tentara datang untuk memeriksa dan mengamankan bom jenis mortir itu,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1303/Bolmong Letkol Inf Topan Angker, S.Sos mengatakan, mortir aktif yang sudah berkarat itu dilaporkan warga ke Babinsa setempat dan dilanjutkan ke Markas Kodim 1303 Bolmong.
Setelah itu sejumlah petugas dikirim ke lokasi untuk mengamankan temuan benda berbahaya itu.
"Mortir aktif ditemukan saat warga sedang mencangkul dilokasi pembuatan Gapura perbatasan dan membentur benda seperti besi, setelah dipastikan ternyata mortir yang diduga masih aktif diperkirakan berasal dari masa pemberontakan Permesta di Kabupaten Bolmong,” ucap Dandim.
Topan Angker mengatakan bahwa dirinya menugaskan anggota untuk melakukan pemeriksaan guna memastikan keaktifan mortir yang sudah diamankan di Markas Kodim 1303/Bolmong.
“Kalau melihat kondisinya masih aktif, namun kami pastikan dulu oleh anggota yang selanjutnya mortar 60 mm tersebut akan diserahkan ke Denpal Manado atau Gudmurah Tomohon,” ujarnya.
Baca Juga: Pejuang Garis Dua Wajib Tahu! Berikut 8 Makanan Penyubur Kandungan Menurut Dr. Saddam Ismail
”Kami mengimbau kepada warga di seluruh wilayah binaan Kodim 1303/Bolmong, agar segera melaporkan jika menemukan benda yang sama di lingkungan tempat tinggalnya karena kuat dugaan mortir sisa zaman perang masih banyak bertebaran di wilayah Bolaang Mongondow Raya meski sudah terkubur sejak puluhan tahun lalu,”kata Topan Angker