sulut

‎Tekan Angka Pelanggaran Lalin di 2026, Polres Minahasa Gelar Pasukan

Selasa, 3 Februari 2026 | 00:55 WIB
Wakapolres Minahasa, Djonny Rumate sedang memantau kesiapan pasukan apel. (Stefanus Goni)

SulutZone.com, MINAHASA – Polres Minahasa telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat tahun 2026 pada hari Senin, (02/02/20260), di kawasan Lapangan Upacara Polres Minahasa.

Apel menandai dimulainya serangkaian operasi terpadu yang melibatkan berbagai sektor terkait, dengan tujuan utama untuk menekan angka pelanggaran peraturan lalu lintas serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di masa menjelang momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan segera tiba.

Pelaksanaan apel tersebut dipimpin secara langsung oleh Wakapolres Minahasa, Djonny Rumate, S.Sos, MAP, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Baca Juga: Ketua Bemnus Tolak Pilkada Dipilih DPRD

Dalam kesempatan ini, beliau juga didampingi oleh sejumlah perwira penting yang terlibat dalam upacara, antara lain Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Sumiaty Pontoan, SE, serta Komandan Upacara KBO Sat Lantas IPTU Hiskia Tuejeh, S.Psi.

Peserta yang mengikuti apel ini tidak hanya berasal dari unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), melainkan juga mencakup komponen Tentara Nasional Indonesia (TNI), perwakilan pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk nyata dari sinergitas yang erat dalam upaya bersama untuk mewujudkan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) di wilayah Minahasa dan sekitarnya.

Baca Juga: Gadis Cantik Ini Terpilih Jadi Korda BEMNUS Sulut 2024-2025

Sebanyak sembilan kelompok pasukan berbeda turut serta dalam apel gelar pasukan ini, di antaranya adalah kelompok Perwira Polres Minahasa, personel dari Kodim 1302/Minahasa, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas), Satuan Samapta, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam), Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba), Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), serta perwakilan dari seluruh Polsek yang berada di bawah naungan Polres Minahasa.

Selain itu, juga menghadirkan sejumlah pejabat lintas instansi yang memiliki peran penting dalam operasi ini, seperti Kabag SDM Polres Minahasa AKP Michael Siwu, Pasi Ops Kodim 1302/Minahasa Kapten Inf. Maikel Rau, dan Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Minahasa Alfrets Mandolang, SE.

Dalam amanat yang disampaikannya, Inspektur Upacara dengan tegas menekankan bahwa pelaksanaan apel gelar pasukan kali ini memiliki tujuan yang sangat jelas, yaitu untuk memastikan kesiapan penuh dari seluruh personel yang akan terlibat, kelengkapan serta kelayakan sarana dan prasarana yang akan digunakan, serta kesesuaian pola tindak yang akan diterapkan di lapangan selama operasi berlangsung.

Baca Juga: Donald Trump Disebut dalam Epstein Files, Ini Fakta, Klarifikasi, dan Sikap Resminya

Operasi Keselamatan Samrat–2026 akan mengedepankan penerapan langkah-langkah kerja yang bersifat preemtif, preventif, dan represif terhadap segala bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan terjadinya korban jiwa atau cedera fatal.

"Langkah-langkah yang akan diambil juga akan disesuaikan dengan dinamika perkembangan masyarakat serta kondisi situasi yang terjadi di lapangan menjelang momen perayaan Idul Fitri," Kata Rumate.

Berdasarkan data resmi yang telah dicatat dan dianalisis, selama periode bulan Oktober hingga Desember tahun 2025 di wilayah Provinsi Sulawesi Utara, tercatat sebanyak 619 kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Ia menambahkan, dari jumlah tersebut, terdapat 71 korban yang meninggal dunia, 81 korban yang mengalami luka berat, 884 korban dengan luka ringan, serta kerugian material yang mencapai lebih dari Rp1,3 miliar.

Baca Juga: Matangkan Persiapan Manduru’u Tonna 2026, Pemkab Talaud Perkuat Sinergi Lintas Sektor

"Oleh karena itu, pelaksanaan operasi Keselamatan Samrat tahun 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari penuh, yaitu mulai dari tanggal 2 hingga tanggal 15 Februari 2026, menjadi sangat penting untuk dilakukan guna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan sekaligus meningkatkan tingkat disiplin berlalu lintas di kalangan seluruh pengguna jalan raya," Tutupnya.

Acara apel gelar pasukan ini ditutup dengan rangkaian kegiatan yang meliputi pelaksanaan doa bersama, penyampaian laporan akhir mengenai pelaksanaan apel, penghormatan dari seluruh pasukan yang hadir, serta sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Tags

Terkini