Paskah Nasional 2026 di Manado: Momentum Kebangkitan Sulut Usai Gempa M 7,6

photo author
- Rabu, 8 April 2026 | 19:12 WIB
Istimewa
Istimewa


MANADO, Sulutzone.com – Kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, dibanjiri ribuan umat Kristiani yang menghadiri Perayaan Paskah Nasional Gereja-Gereja di Sulawesi Utara, Rabu (8/4/2026).

Di tengah suasana yang penuh sukacita dan persaudaraan, perayaan tahun ini membawa pesan mendalam tentang ketangguhan dan kerukunan.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam sambutannya menekankan bahwa Paskah kali ini merupakan momentum krusial bagi warga Bumi Nyiur Melambai untuk bangkit, terutama setelah daerah ini diguncang gempa bumi berkekuatan 7,6 Magnitudo pada 2 April lalu.

"Kita bersyukur penyertaan Tuhan begitu nyata. Meskipun kita baru saja melewati ujian bencana, seluruh rangkaian ibadah dari Jumat Agung hingga Paskah Nasional hari ini dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif," ujar Yulius di hadapan ribuan jemaat.

Tiga Pesan Utama Gubernur
​Dalam pidatonya, Gubernur Yulius mengajak masyarakat untuk merenungkan tiga poin penting yang menjadi pondasi pembangunan daerah ke depan:

  1. ​Semangat Bangkit dari Keterpurukan: Selaras dengan makna kebangkitan Kristus, masyarakat diajak menjadikan momen ini sebagai energi untuk membuang rasa takut dan keputusasaan akibat bencana gempa.
  2. Menjaga Laboratorium Kerukunan: Menegaskan posisi Sulut sebagai teladan toleransi di Indonesia, Paskah menjadi pengingat untuk terus hidup saling mengasihi dan memperkuat solidaritas sosial.
  3. Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045: Gubernur mendorong kolaborasi erat antara gereja, pemerintah, dan masyarakat untuk memulihkan daerah demi membangun Sulut yang lebih maju dan tangguh.

Kehadiran Tokoh Nasional
​Perayaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, dan Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin.

Kehadiran para petinggi negara ini menambah kekhidmatan acara sekaligus menunjukkan dukungan pusat terhadap pemulihan dan stabilitas di Sulawesi Utara.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda, pimpinan gereja, serta panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara di tengah masa pemulihan pasca-gempa.

"Semoga perayaan ini mempererat sinergi kita semua. Mari bergandengan tangan membangun Sulawesi Utara yang lebih sejahtera. Tuhan memberkati torang samua," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X