PLN Jadikan Transformasi SDM Pilar Utama Transisi Energi, Tegaskan Komitmen di Forum HAPUA

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Rabu, 12 November 2025 | 22:10 WIB
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menyampaikan bahwa dinamika di sektor energi global menuntut SDM yang tangguh, adaptif, dan inovatif. Karena itu, PLN menempatkan transformasi SDM sebagai bagian integral dari strategi transformasi perusahaan. (Ist/PLN)
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menyampaikan bahwa dinamika di sektor energi global menuntut SDM yang tangguh, adaptif, dan inovatif. Karena itu, PLN menempatkan transformasi SDM sebagai bagian integral dari strategi transformasi perusahaan. (Ist/PLN)

Yogyakarta, Sulutzone.com — PT PLN (Persero) secara tegas menempatkan transformasi sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar fundamental dalam upaya mewujudkan transisi energi yang bersih dan berkelanjutan di Indonesia. Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan penting The 13th Meeting of Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Working Group 5 yang berlangsung di Yogyakarta, 3 November 2025.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyatakan bahwa dinamika sektor energi global menuntut SDM yang tangguh, adaptif, dan inovatif.

“Setiap talenta PLN diharapkan dapat berkontribusi pada inovasi, ketahanan, dan keberlanjutan perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa transformasi yang terjadi di PLN bukan hanya transformasi teknologi dan bisnis, tetapi juga transformasi manusia di dalamnya,” ujar Yusuf Didi.

PLN telah menyiapkan arsitektur pengembangan SDM yang selaras dengan strategi bisnis, berfokus pada tiga pilar utama:

  1. Adopsi standar internasional dan praktik terbaik dalam manajemen SDM.

  2. Program pengembangan SDM yang terencana dan progresif.

  3. Harmonisasi hubungan industrial.

Forum HAPUA Working Group 5, yang mengangkat tema “Human Capital Mindshift: Aligned People, Strategy, and Growth,” menjadi wadah bagi perusahaan utilitas se-Asia Tenggara untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat kapasitas SDM. Yusuf Didi menekankan pentingnya kolaborasi ini: “Bersama-sama, kita dapat membentuk tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan, adaptif, dan terinspirasi untuk memimpin kawasan menuju masa depan energi yang berkelanjutan.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X