Nostalgia Panas di Sario: Persija Glory Taklukkan Persma All Star 4-3

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Rabu, 12 November 2025 | 21:46 WIB
Foto bersama kedua TIm jelang laga (istimewa)
Foto bersama kedua TIm jelang laga (istimewa)

Manado, sulutzone.com – Ribuan penggemar sepak bola di Lapangan KONI Sario, Manado, disuguhkan tontonan berkelas sarat emosi ketika legenda Persija Jakarta (Persija Glory) berhasil memenangkan laga persahabatan melawan Persma All Star dengan skor tipis 4-3 pada Rabu (12/11/2025). Pertandingan ini bukan hanya tentang skor, tetapi menjadi perayaan persahabatan, nostalgia, dan simbol kebangkitan gairah sepak bola Sulawesi Utara.

Dominasi Awal Hat-trick Perry Sandria

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persija Glory yang diperkuat bintang veteran langsung menunjukkan kelasnya. Duet veteran Firman Utina dan Perry Sandria menjadi kunci utama serangan tim tamu.

Tak butuh waktu lama, Perry Sandria langsung membuka keran gol berkat umpan terukur dari Firman Utina. Hanya berselang sekitar 10 menit, Perry kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat umpan panjang yang dimanfaatkan dengan dingin, mengubah skor cepat menjadi 2-0 untuk keunggulan Macan Kemayoran veteran.

Persma All Star yang dimotori pemain lokal berkelas merespons di ujung babak pertama. Berkat aksi solo Frangky Rais (no. 45), tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 saat turun minum.

Memasuki babak kedua, Persija kembali tancap gas. Budiman Yunus (no. 2) melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, memperlebar jarak menjadi 3-1. Pesta gol Perry Sandria mencapai puncaknya setelah ia sukses mengeksekusi tendangan penalti, memastikan hat-trick pribadi dan membawa Persija Glory unggul jauh 4-1.

Kebangkitan Dramatis Punggawa Persma

Dalam posisi tertinggal jauh, semangat juang punggawa Persma All Star justru membara. Kebangkitan dramatis dimulai pada menit ke-53 ketika Arifin Adrian (no. 9) memanfaatkan bola muntah di depan gawang lawan, menipiskan selisih menjadi 4-2.

Euforia penonton Sario semakin memuncak tiga menit berselang. Herry Rosit (no. 27) menyambar bola liar dengan cepat di mulut gawang Persija, mengubah skor menjadi 4-3 dan membuat sisa pertandingan berjalan sangat menegangkan.

Meskipun kedua tim terus terlibat aksi jual beli serangan, skor akhir 4-3 untuk kemenangan Persija Glory menjadi penutup laga nostalgia yang emosional ini.

Lebih dari sekadar hasil akhir, pertemuan antara legenda Persma 1960 dan Persija Glory ini sukses mengobati kerinduan para supporter. Suasana akrab dan penuh sportivitas yang ditunjukkan para legenda di Lapangan Sario diharapkan menjadi pemicu dan simbol kebangkitan gairah serta perbaikan infrastruktur sepak bola di Sulawesi Utara.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X