Manado, Sulut – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado semakin gencar dan kreatif dalam mempromosikan pesona kota berjuluk "Diversity in Harmony" ini. Tak lagi hanya mengandalkan metode promosi konvensional, Dispar Manado kini merambah media sosial secara maksimal, mengubahnya menjadi katalog digital yang interaktif dan mudah diakses oleh siapa saja.
Strategi ini terbukti efektif menarik perhatian publik, dengan dua platform utama yang menjadi andalan: Facebook dan Instagram. Akun Facebook "Manado - Diversity in Harmony" (@ManadoTourismOffice) telah berhasil merangkul hingga 2.000 pengikut. Konten yang disajikan pun beragam, mulai dari promosi event yang akan datang maupun yang telah sukses diselenggarakan, hingga memperkenalkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf) lokal. Tak hanya itu, kegiatan kedinasan Dispar dan kunjungan ke berbagai destinasi wisata juga turut dibagikan, lengkap dengan informasi program-program yang telah berjalan.
"Kami memanfaatkan dunia digital sebagai alat mempromosikan," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Ester Mamangkay, kepada media ini.
Tak kalah sukses, akun Instagram "Manado - Diversity in Harmony" (@manado_tourism) telah mencatatkan pengikut fantastis mencapai 3.497 dengan lebih dari 800 kiriman. Beragam konten visual menarik disajikan di platform ini, bahkan menjadi ajang publikasi bagi para finalis Nyong dan Nona Manado yang mengikuti seleksi. Hal ini tidak hanya mempromosikan pariwisata, tetapi juga mendukung ajang pencarian duta wisata daerah.
Inovasi Teknologi: Virtual Reality 360 Kota Manado
Lebih dari sekadar media sosial, Dispar Manado juga menghadirkan terobosan teknologi melalui aplikasi Virtual Reality 360 Kota Manado di 360.manadokota.go.id. Platform ini memungkinkan siapa saja untuk merasakan pengalaman virtual yang imersif dari keindahan dan kekayaan budaya Kota Manado.
Inovasi pariwisata yang didukung penuh oleh Bank Indonesia ini memanfaatkan teknologi panorama 360 derajat dan realitas virtual (VR) untuk membawa yang terbaik dari Manado ke dunia. Pengunjung dapat melakukan tur virtual ke berbagai destinasi wisata, sekaligus mendapatkan informasi edukatif dan akurat. Komitmen untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Manado melalui teknologi ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Manado dalam mengembangkan sektor pariwisata di era digital.
Meskipun demikian, Kepala Dinas Ester Mamangkay mengakui bahwa ada ruang untuk perbaikan. "Meski memang masih banyak yang harus dilengkapi terkait VR 360, masih perlu direvisi, belum lengkap. Tapi puji Tuhan, setiap pameran di mana pun kami menggunakan itu untuk bahan promosi wisata di Kota Manado," pungkasnya.
Dengan memanfaatkan media sosial sebagai katalog digital dan didukung teknologi VR, Dispar Manado optimis dapat menjangkau lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, serta terus memperkenalkan potensi tak terbatas Kota Manado.
"alat ampuh kenalkan Manado ke dunia!," tutupnya.
Artikel Terkait
Epy Kusnandar Berwasiat Dimakamkan Berdampingan dengan Ibunya di Garut, Cerita Dibalik Film Selepas Tahlil
Siap Tayang 10 Juli 2025 Jakarta, Film Selepas Tahlil: Teror Dimulai dari Rumah Sendiri
Bupati dan Ketua TP-PKK Minahasa Hadiri Rakernas dan Puncak Peringatan HKG PKK ke-53 di Samarinda
FKUB Minahasa Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan, Wabup Vanda Sarundajang Pimpin Rapat Koordinasi
Polsek Gemeh Talaud Laksanakan Pengamanan Pertandingan Sepak Bola Sahentimbang Cup 2025
Wakili Kapolres Talaud, Wakapolres Kompol. Kretsman Mulalinda. S.Pd, MH Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal III
Taufik Tumbelaka: Pemerintah Wajib Perhatikan Kesejahteraan Pers, Ini Alasannya
Sibuk Promosi Toraja, Instagram Dispar Sulut Ternyata Kosong Melompong dari Promosi Lokal
Tambang Ilegal Sie You Ho dan Akun Makin Merajalela di Ratatotok, PAMI Perjuangan Mendesak Polisi Bertindak Tegas
Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah GMIM Kembali ke Kejati Sulut, Lima Tersangka Menanti Keputusan