Minahasa Utara, Sulawesi Utara – Konflik antara warga dan PT. Meares Soputan Mining (MSM) kembali memanas setelah insiden longsornya Jalan Trans Bitung-Likupang.
Warga menuding longsor tersebut adalah dampak langsung dari aktivitas pertambangan PT. MSM, memicu kemarahan dan penolakan terhadap solusi yang ditawarkan perusahaan.
Melalui unggahan di media sosial yang viral, akun Facebook Herry Frangky Coloay membeberkan kronologi pertikaian ini.
Menurut postingan tersebut, setelah jalan utama longsor, pihak PT. MSM menawarkan pembangunan jalan baru dan meminta warga untuk menggunakannya. Namun, usulan ini ditolak mentah-mentah oleh masyarakat.
"Kami dari masyarakat menolak untuk ikut jalan baru," tulis Herry Frangky Coloay dalam unggahannya. Alasannya jelas, "Apabila semua ikut jalan baru kampung kami jadi jalan buntu."
Kekhawatiran warga ini beralasan, karena perubahan akses jalan dikhawatirkan akan mengisolasi permukiman mereka dan membatasi mobilitas sehari-hari.
Baca Juga: PT HWR Keluhkan Kendala Produksi Akibat Sengketa Lahan di Ratatotok, Terutama Konflik dengan Ci Gin
Permasalahan ini menambah daftar panjang konflik antara masyarakat lokal dan PT. MSM di Minahasa Utara. Sebelumnya, perusahaan tambang emas ini kerap disorot terkait isu pencemaran lingkungan, kerusakan lahan pertanian, hingga ingkar janji terhadap komitmen dengan warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT. MSM mengenai tuntutan dan penolakan warga terkait insiden longsor dan rencana jalan baru ini.
Masyarakat berharap ada solusi yang adil dan mempertimbangkan keberlangsungan hidup serta akses mereka, tanpa harus mengorbankan kondisi kampung menjadi "jalan buntu".
Artikel Terkait
Pastikan Tak Ada Penggunaan Uang Negara di Perjalanan Istrinya ke Eropa, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Katakan Ini
Viral Rekaman Detik-detik Driver Online di Sleman Diduga Dianiaya Pelanggan saat Antar Pesanan Makanan
Dukung Hanpangan, Polres Talaud Budidaya Ikan Nila
"Cocok!" Nenek Verrell Beri Lampu Hijau Buat Fuji, Puji Sikap Keibuan dan Keikhlasan Asuh Gala
Mengenal Garuda: Antara Mitos, Simbol Negara, dan Elang Jawa
Menteri PUPR Terpukul Kasus Korupsi di Sumut, Jalan Nasional Sulawesi Utara Ikut Jadi Sorotan
Mau "Healing"? Mending ke Mal Saja! Jangan ke Gunung
Pasca Insiden Rinjani, Menteri Kehutanan Siapkan Evaluasi Total SOP Pendakian, Gelang RFID hingga Peringkat Gunung
Menpan-RB Tegaskan WFA ASN: Opsional, Bukan Mandat Mutlak
Akui Kekosongan Duta Besar di Beberapa Negara Adalah Kelalaian, Menlu Sugiono Siap Setor Nama Calon Dubes ke DPR