BNPB Tawarkan Tiga Opsi Penanganan Banjir Minahasa, Relokasi Rumah Panggung Jadi Sorotan

photo author
Jeffry Langi, Sulut Zone
- Minggu, 15 Juni 2025 | 07:55 WIB
Banjir Danau Tondano beberapa hari lalu (Ist)
Banjir Danau Tondano beberapa hari lalu (Ist)

Minahasa, sulutzonecom– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong sejumlah upaya strategis untuk menanggulangi bencana banjir yang melanda Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Salah satu opsi utama yang mencuat adalah relokasi dan rehabilitasi rumah rusak berat dalam bentuk pembangunan rumah panggung, guna mengantisipasi banjir di masa mendatang.

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., memimpin langsung Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir di Kantor Bupati Minahasa pada Kamis sore (12/6/2025).

Dalam kesempatan itu, Suharyanto mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dalam fase tanggap darurat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

"Sejauh ini bagus, TNI-Polri juga menggelar dapur umum sehingga semua terlayani. Alhamdulillah, meskipun hampir dua bulan banjir tidak ada korban jiwa. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi seperti makan, minum, air bersih, dan MCK. Untuk itu, BNPB akan memberikan bantuan tambahan," ujar Suharyanto.

Tiga Opsi untuk Jangka Menengah dan Upaya Jangka Panjang

Pada rapat tersebut, Suharyanto memaparkan upaya penanganan yang mencakup jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk fase jangka menengah, ia merekomendasikan tiga opsi bagi warga terdampak banjir:

* Relokasi terpusat: Memindahkan warga ke lokasi yang aman dan telah disiapkan oleh pemerintah.
* Relokasi mandiri: Memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk merelokasi diri dengan bantuan pemerintah.
* Renovasi rumah: Mengubah rumah tapak menjadi rumah panggung untuk mengantisipasi banjir di kemudian hari, mirip dengan penanganan di Kota Bekasi sebelumnya.

Suharyanto menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai opsi mana yang akan dipilih akan bergantung pada dialog dan kesepakatan dengan masyarakat terdampak.

"Opsi ini yang kita berikan kepada masyarakat dan perlu didalami dulu oleh pemerintah daerah dengan berdialog bersama masyarakat maunya opsi yang mana sehingga seandainya kejadian ini berulang lagi di tahun 2026, masyarakat sudah dalam posisi aman," terangnya.

Sementara itu, untuk jangka panjang, Suharyanto menjelaskan adanya rencana revitalisasi Danau Tondano oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I dan PLN, serta pengelolaan sampah oleh pemerintah kabupaten.

"Sekarang dari jangka pendek, menengah, dan panjangnya bersatu padu dan terlaksana dengan baik, insyaAllah banjir di Minahasa ini bisa segera diatasi," harap Suharyanto.

Bantuan Logistik dan Tinjauan Lapangan

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB secara simbolis menyerahkan bantuan logistik dan peralatan kepada BPBD Sulawesi Utara dan BPBD Kabupaten Minahasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: Zonautara.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X