Minahasa, sulutzonecom– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong sejumlah upaya strategis untuk menanggulangi bencana banjir yang melanda Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Salah satu opsi utama yang mencuat adalah relokasi dan rehabilitasi rumah rusak berat dalam bentuk pembangunan rumah panggung, guna mengantisipasi banjir di masa mendatang.
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., memimpin langsung Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir di Kantor Bupati Minahasa pada Kamis sore (12/6/2025).
Dalam kesempatan itu, Suharyanto mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dalam fase tanggap darurat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
"Sejauh ini bagus, TNI-Polri juga menggelar dapur umum sehingga semua terlayani. Alhamdulillah, meskipun hampir dua bulan banjir tidak ada korban jiwa. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi seperti makan, minum, air bersih, dan MCK. Untuk itu, BNPB akan memberikan bantuan tambahan," ujar Suharyanto.
Tiga Opsi untuk Jangka Menengah dan Upaya Jangka Panjang
Pada rapat tersebut, Suharyanto memaparkan upaya penanganan yang mencakup jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk fase jangka menengah, ia merekomendasikan tiga opsi bagi warga terdampak banjir:
* Relokasi terpusat: Memindahkan warga ke lokasi yang aman dan telah disiapkan oleh pemerintah.
* Relokasi mandiri: Memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk merelokasi diri dengan bantuan pemerintah.
* Renovasi rumah: Mengubah rumah tapak menjadi rumah panggung untuk mengantisipasi banjir di kemudian hari, mirip dengan penanganan di Kota Bekasi sebelumnya.
Suharyanto menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai opsi mana yang akan dipilih akan bergantung pada dialog dan kesepakatan dengan masyarakat terdampak.
"Opsi ini yang kita berikan kepada masyarakat dan perlu didalami dulu oleh pemerintah daerah dengan berdialog bersama masyarakat maunya opsi yang mana sehingga seandainya kejadian ini berulang lagi di tahun 2026, masyarakat sudah dalam posisi aman," terangnya.
Sementara itu, untuk jangka panjang, Suharyanto menjelaskan adanya rencana revitalisasi Danau Tondano oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I dan PLN, serta pengelolaan sampah oleh pemerintah kabupaten.
"Sekarang dari jangka pendek, menengah, dan panjangnya bersatu padu dan terlaksana dengan baik, insyaAllah banjir di Minahasa ini bisa segera diatasi," harap Suharyanto.
Bantuan Logistik dan Tinjauan Lapangan
Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB secara simbolis menyerahkan bantuan logistik dan peralatan kepada BPBD Sulawesi Utara dan BPBD Kabupaten Minahasa.
Artikel Terkait
Saat AS Larang Imigran Masuk Wilayahnya, China Justru Terapkan Bebas Visa Tuk 55 Negara Termasuk Indonesia
Wamen Ekraf Tegaskan Ekosistem Kreatif Otomotif Buka Lapangan Kerja Berkualitas
BNPB Rilis Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 14 Juni 2025
Prabowo Jelaskan Alasan Naikkan Gaji Hakim dari Golongan Bawah, Ini Katanya
Prabowo Umumkan Gaji Hakim Naik, Terbesar untuk Golongan Bawah Sebesar 280 persen
Prabowo Tawarkan Iklim Investasi yang Efisien dan Transparan ke Swasta
Prabowo Colek BUMN yang Bergantung PMN, Ini Tegasnya
Giant Sea Wall Bukan Lagi Wacana, Prabowo Minta Dikerjakan Segera!
KPK Cium Dugaan Korupsi Rp1,2 T Dana Operasional Gubernur Papua untuk Membeli Private Jet
Kabar Gembira, Para Traveler Hingga Pebisnis Dapat Bebas Visa Transit dari China