Bantuan tersebut meliputi lima unit perahu karet dan mesin, 200 lembar selimut, 200 lembar matras, 300 paket sembako, 100 paket susu bayi, dua unit perahu katamaran, dan satu unit truk serbaguna.
Sebelumnya, BNPB juga telah menyalurkan bantuan awal berupa 200 lembar selimut, 200 lembar matras, 200 paket sembako, 20 unit tenda keluarga, dua unit tenda pengungsi, dan dua unit toilet portabel.
Setelah rapat, Kepala BNPB meninjau langsung rumah warga yang terdampak banjir di Kelurahan Ro’ong, Kecamatan Tondano Barat.
Suharyanto berdialog dengan masyarakat, menekankan komitmen pemerintah untuk selalu hadir membantu memenuhi kebutuhan dasar hingga mencari solusi permanen mengatasi banjir di Kabupaten Minahasa.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Bupati Minahasa, Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, serta unsur Forkopimda Kabupaten Minahasa.
Banjir Terparah dalam Lima Tahun Terakhir
Banjir di Kabupaten Minahasa ini terjadi akibat meluapnya air Danau Tondano yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi pada periode 21 April hingga 1 Mei 2025.
Sedikitnya lima kecamatan terdampak: Kakas, Tondano Barat, Tondano Timur, Eris, dan Remboken.
Berdasarkan data BNPB, bencana ini telah berdampak pada 2.757 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 7.330 jiwa, dengan 1.313 jiwa di antaranya mengungsi.
Meskipun telah berangsur surut, banjir yang menggenangi permukiman warga hampir dua bulan ini menyebabkan 1.889 unit rumah dan empat unit sekolah terdampak.
Banjir akibat luapan Danau Tondano ini merupakan yang terparah sejak lima tahun terakhir.
Selain intensitas hujan, Suharyanto menyebutkan beberapa faktor penyebab lain seperti pendangkalan DAS, penumpukan sampah, dan kondisi pintu air.
Dalam lima tahun terakhir, bencana hidrometeorologi basah mendominasi di Sulawesi Utara, dengan 149 kejadian, rinciannya: 94 banjir, 27 cuaca ekstrem, 15 tanah longsor, dan 13 gelombang pasang/abrasi.
Danau Tondano sendiri merupakan danau terluas di Sulawesi Utara dengan luas sekitar 4.000 hektare, berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Manado, dan diapit oleh tiga gunung serta satu bukit.
***
Artikel Terkait
Saat AS Larang Imigran Masuk Wilayahnya, China Justru Terapkan Bebas Visa Tuk 55 Negara Termasuk Indonesia
Wamen Ekraf Tegaskan Ekosistem Kreatif Otomotif Buka Lapangan Kerja Berkualitas
BNPB Rilis Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 14 Juni 2025
Prabowo Jelaskan Alasan Naikkan Gaji Hakim dari Golongan Bawah, Ini Katanya
Prabowo Umumkan Gaji Hakim Naik, Terbesar untuk Golongan Bawah Sebesar 280 persen
Prabowo Tawarkan Iklim Investasi yang Efisien dan Transparan ke Swasta
Prabowo Colek BUMN yang Bergantung PMN, Ini Tegasnya
Giant Sea Wall Bukan Lagi Wacana, Prabowo Minta Dikerjakan Segera!
KPK Cium Dugaan Korupsi Rp1,2 T Dana Operasional Gubernur Papua untuk Membeli Private Jet
Kabar Gembira, Para Traveler Hingga Pebisnis Dapat Bebas Visa Transit dari China