GMNI Manado Kritik 100 Hari Pemerintahan YSK-Victory: Dokumentasi Media Sosial dan Baliho Semata

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Senin, 9 Juni 2025 | 14:12 WIB

Mereka melihat tidak adanya forum akuntabel yang melibatkan pemerintah dengan masyarakat sipil, akademisi, petani, nelayan, atau buruh untuk mendiskusikan masa depan pembangunan Sulut.

Sebagai koreksi, GMNI Manado menyerukan tiga langkah konkret: pertama, segera menyusun dan menerbitkan RPJMD yang inklusif dan terbuka untuk publik; kedua, mengalihkan energi dari kerja populis menuju strategi pembangunan struktural jangka panjang; dan ketiga, membuka forum partisipatif lintas sektor untuk merumuskan prioritas pembangunan yang berpihak.

Hizkia menutup statemennya dengan mengutip pidato Bung Karno, “Bangunlah pemerintahan yang berakar pada rakyat, bukan sekadar hadir di tengah rakyat tanpa solusi.”

Bagi GMNI Manado, Sulawesi Utara tidak cukup dibangun dengan kunjungan dan baliho, melainkan harus dibangun dengan keadilan sosial dan kehadiran negara yang nyata di tengah rakyat pekerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X